oleh

Perbaiki Motor, Terdakwa ini Simpang Sabu

PALEMBANG – Nekat menyimpan 3 paket sabu untuk dijual dan pakai sendiri, seorang penjaga malam bernama Pristiwa Novri (24), warga Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang ini harus berhadapan dengan hukum dan terancam pidana penjara.

Hal itu diketahui saat majelis hakim PN Palembang Klas 1A Khusus diketuai Syahri SH MH menggelar sidang perdana Rabu (30/9) dengan agenda pembacaan dakwaan atas perbuatan yang dilakukan terdakwa Novri yang dihadirkan melalui video online, dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Isnaini SH.

Dalam dakwaannya, Isnani menyebutkan terdakwa diamankan oleh petugas kepolisian Polsek Kemuning pada Juni 2020 silam di Jl Basuki Rahmat, Lr Cambai, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang.

“Pada saat anggota polisi patroli di kawasan itu, saat itu terdakwa sedang memperbaiki sepeda motornya di pinggir jalan. Merasa curiga langsung mendekati terdakwa dan dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa,” kata Isnaini.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 3 paket kecil sabu dibungkus plastik klip bening yang disimpan di dalam tas pinggang terdakwa. Terdakwa mengaku barang haram itu milik terdakwa yang dibeli dari Mamat (DPO) seharga Rp1,5 juta.

“Selain untuk dipakai (konsumsi) sendiri juga oleh terdakwa rencananya barang bukti tersebut untuk dijual kembali,” sebut Isnaini.

Atas perbuatannya itu, JPU menjerat terdakwa dengan ancaman pidana pasal Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Setelah mendengarkan pembacaan dakwaan, Novri yang didampingi oleh penasihat hukum Supendi SH dari Posbakum Palembang tidak mengajukan eksepsi. Majelis hakim sidang melanjutkan pada Rabu pekan depan dengan agenda menghadirkan saksi-saksi. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya