oleh

Perbankan Diminta Percepat Putusan Analisa Kredit

MUARA ENIM – Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (REI) Komeseriat Muara Enim harapkan pihak perbankan agar mampu mepercepat putusan analisa kredit komsumen. Hal ini disampaikan oleh DPD REI Muara Enim saat menggelar Silaturahmi Real Estat Indonesia, Perbankan dan Pemerintah Daerah dalam rangka percepatan realisasi kredit perumahan rakyat subsidi maupun komersil di wilayah kabupaten Muara Enim dan PALI.

Ketua DPD REI komeseriat Muara Enim Iswanto yang didampingi oleh Bendahara REI Muara Enim Andika Pramana, menerangkan bahwa para pengembang yang tergabung di REI siap bersinergi dengan pihak perbankan dan pemerintah daerah didalam percepatan pembangunan di kabupaten Muara Enim dan PALI.

“Rencana pembangunan perumahan di tahun 2020 untuk rumah subsidi berjumlah 2756 unit perumahan, non subsidi 180 unit yaitu komersil, dengan rumah yang sudah ready stok atau siap huni berjumlag 300 yang mana rumah tersebut sudah dibangun dari tahun 2019, dan 18 unit komersil rumah komersil yang sudah ready. Maka dari itu kita berkomitmen untuk selalu dapat bersinergi satu sama lain didalam melakukan percepatan pembangunan di kedua kabupaten ini,” terang Iswanto, Selasa (18/2).

Kemudian Iswanto mengatakan bahwa setiap Bank memiliki jatah terbatas untuk kouta rumah subsidi dan perkreditan perumahan ini maka dari itu DPD REI Komesariat Muara Enim berharap kepada perbankan untuk dapat dibagi rata kepada semua pengembang jatah tersebut.

“Kita juga berharap agar setiap Bank yang memiliki jatah program rumah subsidi ini agar dapat menyampaikan berapa kouta yang dimiliki setiap Bank hingga semua pengembang yang ada di kabupaten Muara Enim terkhusus yang tergabung di REI ini dapat bagian yang sama,” ujarnya.

Pihaknya juga kembali pertegas agar pihak perbankan dapat memberikan putusan analisa kredit itu dipercepat. Hal ini supaya pihak pengembang tidak terjebak membangun dan akhirnya konsumen tersebut direject sementara penggantinya belum ada hingga mengalami kerugian.

Sedangkan beberapa perwakilan pihak Perbankan menjelaskan bahwa mereka sepenuhnya siap mendukung program tersebut dan memfasilitasi pihak pengembang terkait pembiayaan. Namun mereka menjelaskan setiap prosedur itu harus melalui beberapa aturan diantaranya rumah rumah tersebut sudah 100 % terbangun. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya