oleh

Percepatan Program Satu Link Data

LAHAT – Permasalahan data sangat mendasar, Lantaran berperan penting sebagai bahan kebijakan. Untuk itu, adanya program pencanangam satu link data secara nasional. Menyikapi hal itu, Pemkab Lahat melalui Dinas Kominfo Lahat, mengelar rapat koordinasi pengelolaan data statistik sektoral dan uji coba portal satu data Lahat. Dalam upaya percepetan program satu link data.

Dijelaskan Plt Kepala Kominfo Rudi Darma Setiawan SE mengungkapkan bahwa Kominfo sebagai walidata dan Bapedda sebagai koordinator. Nantinya data pada setiap OPD akan dikelola kominfo dan bisa diakses masyarakat. “Adanya program ini untuk menghindari inkonsistensi data dan duplikasi data. Data harus update dan dikelola dengan baik. Pentingnya data sebagai upaya bahan kebijakan daerah ke depan,” ujar Plt Kadis Kominfo Lahat Rudi Darma Setiawan didampingi Kabid Sandi Nurqutni ST MSi, Rabu (11/12).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat Januarsyah Hambali SH MM mengatakan, wali data dan data pendukung di Kabupaten Lahat sebagai perwakilan dari seluruh singkatan-singkatan data sektoral yang terintegrasi dalam portal satu data. Sehingga kedepannya dapat diakses oleh pemerintah dan masyarakat.

“Program pemerintah Kabupaten dalam mendukung program Nasional Indonesia yang merupakan inisiatif pemerintah Indonesia untuk mendorong pengambilan kebijakan berdasarkan data-data.” jelasnya

Untuk itu, diperlukan pemenuhan atas data-data yang akurat, sehingga pemanfaatan data pemerintah tidak hanya terbatas pada penggunaan secara internal atau antar instansi tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat.

“Dinas komunikasi informatika di tingkat pusat maupun di daerah memiliki peranan penting yaitu sebagai wali data yang dilaksanakan dalam pengumpulan, pemeriksaan dan pengelolaan data yang dihasilkan oleh Wali data pendukung, sekaligus sebagai produsen data serta penyebarluasan data sehingga tercipta data pemerintah yang akurat mutakhir terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses dan dibagi pakaikan sebagai satu data Indonesia,” jelasnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya