oleh

Perda Pendidikan, Jangan Sampai Tumpul Apalagi Mandul

Ittifaqiah Hadiri Undangan Rapat Pansus I DPRD Sumsel

SUMEKS.CO-Menjelang disyahkannya Peraturan Daerah (Perda) Pesanten dan Pendidikan Keagamaan Provinsin Sumsel oleh DPRD Sumsel yang direncanakan pada 8 Februari 2021 nanti.

Sejumlah pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) di Di Sumsel diundang untuk menghadiri rapat dengan Pansus I DPRD Sumsel Senin (1/2) diruang Rapat Banggar DPRD Sumsel. Termasuk Ponpes Al-Ittifaqiah Indralaya (PPI) ikut diundang dalam rapat yang dipimpin Pansus I DPRD Sumsel Antoni Yuzar SH MH

Mudir PPI KH Mudrik Qori mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah DPRD Sumsel yang akan mengesyahkan Perda Ponpes dan Pendidikan Keagamaan di Sumsel, dengan melaksanakan jejak pendapat, dan PPI salah satu Ponpes terbesar di undang dan dilibatkan .

‘’Kita berharap semua, setelah Perda nanti disyahkan, tentu bisa mengakomodir semua Ponpes yang ada di Sumsel, namun jangan sampai setelah Perda disyahkan justru terkesan tumpul apalagi mandul,”katanya

Saat ini kata Kh Mudrik Qori, disumsel tercatat ada 317 Ponpes dengan jumlah santri sebanyak 79 ribuan lebih santri.

Untuk itu agar, Ponpes di Sumsel dapat berkembang dengan baik, maka perlu adanya sinergisitas dukungan baik dari pemerintah Pusat dan daerah, mulai dari bantuan keuangan, bantuan sarana dan prasarana, bantuan teknologi dan bantuan pelatihan keterampilan.

“Selain dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah, kami juga berharap agar Pemerintah daerah wajib memberikan afirmasi pendanaan dari CSR BUMN dan BUMD untuk kebutuhan pokok santri, dana kesehatan, fasilitas pendidikan dan pengembangan unit-unit usaha pesantren,’’terangnya

Dan tidak kalah pentingnya kata Kh Mudrk Qori, Pemerintah Daerah wajib memberikan jaminan dan kemudahan bagi pesantren untuk mendapatkan bantuan pembiayaan dan permodalan dari bank daerah ,’’Mudah-mudahan Perda yang akan disyahkan benar-benar tajam untuk kepentingan semua umat,’’tukasnya (Sid)

Komentar

Berita Lainnya