oleh

Peringkat Ketiga, Buka Peluang Bersaing dengan Akademi Barcelona

JAKARTA – Timnas Pelajar U-15 Kemenpora mengukir prestasi di kancah eropa. Di kejuaraan yang diikuti seluruh dunia dan mayoritas dari negara Eropa itu mereka baru saja menempati peringkat ketiga dalam turnamen IBER Cup 2019 di Portugal. Tiba di tanah air selasa (9/7), para pejuang olahraga itu disambut Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

“Berada di peringkat tiga ini sangat luar biasa. Ini turnamen bergengsi di Eropa. Ini merupakan capaian tertinggi dari sekian banyaknya Indonesia mengirimkan perwakilan untuk berkompetisi di level Eropa,” terang Raden Isnanta didampingi Asisten Deputi Olahraga Pendidikan Alman Hudri, Kabid Olahraga Pendidikan Menengah Ary Moelyadi serta Kabag Humas, Hukum dan Sisinfo Agus Lesmana.

Oleh-oleh dari capaian ini, timnas pelajar U-15 Kemenpora berhak meraih tiket main di level kejuaraan elite. Di level ini, kejuaraan diramaikan oleh akademi-akademi top dunia seperti dari Paris Saint Germain, Barcelona, Manchester United dan lainnya. “Sehingga artinya jika sudah disejajarkan dengan itu menjadi sebuah kebanggaan,” tukas Raden Isnanta.

Kedepannya, lanjut pria asal Kulon Progo itu, pihaknya ingin lebih mengoptimalkan pembinaan liga berjenjang. Ini karena merupakan sebuah jawaban dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. “Target besar kita adalah membangun persepakbolaan Indonesia untuk mampu masuk ke Olimpiade serta Piala Dunia yang dimulai dari generasi muda seperti di level U-15 ini. Mereka tidak boleh jemawa karena masih ada perjalanan panjang yang mesti dilalui untuk berada di podium tertinggi, tentunya dengan kerja keras,” jelasnya.  

Aples Tecuari, pelatih kepala Timnas Pelajar U-15 Kemenpora, mengaku senang mendapat sambutan hangat dari pemerintah. Menurutnya itu merupakan sebuah apresiasi yang besar dari pemerintah atas perjuangan skuadnya di pentas dunia. Selain itu, mantan pemain bertahan Timnas Senior Indonesia di era tahun 90 an itu juga melaporkan atmosfir pertandingan yang dilalui oleh anak asuhnya tersebut.   

“Kami bersyukur sampai dengan selamat ke Tanah Air setelah lebih dari 10 hari berada di Portugal untuk mengikuti turnamen IBER CUP 2019 ini dengan membawa hasil berada ditempat ketiga kejuaraan setelah mengalahkan tim favorit juara yang merupakan tuan rumah pada babak delapan besar, pada laga selanjutnya kami kalah di semifinal oleh tim yang menjuarai turnamen ini,” tutur Aples Tecuari dalam laporannya.

Setelah ini, skuad Timnas Pelajar U-15 Kemenpora akan dipulangkan kepada orangtuanya masing-masing setelah lama berpisah untuk mengikuti training camp serta mengikuti kejuaraan. Bahkan ada salah satu orang tua pemain secara terang terangan mengaku kangen si buah hati. “Rasa kangen itu sangat meliputi kami sekeluarga terhadap Bahari, begitu pula dengan orang tua lainnya, namun dengan hasil yang dibawa mereka dari Portugal tentunya memacu kami untuk lebih semangat mengarahkan anak-anak kami ke arah yang lebih sukses kedepannya,” ungkap Fitra Agung, orang tua dari Bahari Kurniawan pemain sayap kiri Timnas Pelajar U-15 Kemenpora. (kmd)

 

 

Komentar

Berita Lainnya