oleh

Perjuangan Tami Berbekal Kartu JKN-KIS Miliknya

PAGARALAM – Tidak mudah mempertahan semangat berjuang untuk tetap sehat dengan kondisi tubuh yang sedang sakit. Apalagi dengan sakit yang harus dilakukan pemeriksaan rutin setiap bulan bahkan mingguan. Namun, Tri Utami Rosalina (19) gadis remaja cantik yang berasal dari Desa Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang ini mampu menunjukkan semangatnya untuk tetap sehat berbekal kartu JKN-KIS miliknya, yang selalu setia menemaninya menjalani pengobatan.

Tami sapaan gadis remaja ini, menceritakan telah menderita penyakitnya sejak tahun 2017 lalu. Sejak itu pula ia mengenal dekat dengan Program JKN-KIS. Dari pertama berobat, gadis ceria ini sudah menggunakan kartu JKN-KIS.

“Awalnya sejak kelas dua SMA tahun 2017 terkena penyakit lupus, lalu ketika lulus SMA penyakit lupusnya menyerang ginjal sehingga harus cuci darah rutin. Dulu ketika periksa pertama kali disini kata dokter gejalanya mirip lupus, seperti ada tanda kupu-kupunya atau ruam merah dimuka, jadi kata dokter disarankan untuk pembuatan kartu JKN-KIS karena perawatannya akan panjang. Jadi sejak kontrol pertama kali sudah pakai kartu JKN-KIS ini,” cerita Tami (15/6).

“Jadi selain cuci darah disini juga harus periksa rutin di Palembang untuk penyakit lupusnya. Tapi kalau cuci darah rutinnya di rumah sakit Pagar Alam. Selama tindakan rutin cuci darah dan kontrol ke Palembang tidak ada kendala. Semuanya pakai kartu JKN-KIS ini,” tambah Tami.

Perjuangan Tami kian terasa sebab ia harus menempuh jarak yang cukup jauh dari rumahnya. Untuk satu kali cuci darah ia perlu berangkat pagi-pagi sekali dan menempuh perjalanan selama satu jam menggunakan angkutan desa untuk bisa sampai di rumah sakit Pagar Alam.

“Berobatnya berangkat dari Muara Pinang, sekitar satu jam dari sini naik angkot. Capek rasanya perjalanannya, tapi kalau tidak cuci darah rutin nanti bisa kambuh dan sesak rasanya,” kata Tami.

Namun demikian, Tami mengakui Program JKN-KIS sangat membantu dan bermanfaat terutama bagi yang sedang menjalani pengobatan seperti dirinya. Semenjak menggunakan kartu JKN-KIS miliknya untuk berobat dan paham betul dengan peraturan yang harus dilaluinya. Warga Desa Talang Baru Kabupaten Empat Lawang ini mengakui kini pelayanan juga semakin dipermudah contohnya sepeti tidak perlu repot untuk memperpanjang rujukan berobatnya.

“Terlebih sekarang lebih dipermudah karena untuk rujukan bisa diperpanjang langsung di rumah sakit seperti untuk Hemodialisa (HD) ini. Saya merasa sangat terbantu sekali dengan adanya Program JKN-KIS ini. Apalagi untuk pelayanannya tidak ada pembedaan antara pasien JKN-KIS dan pasien umum,” ujar Tami merasa puas dengan Program JKN-KIS. (RW/na)

 

Komentar

Berita Lainnya