oleh

Perkuliahan Unsri di Percepat

INDRALAYA – Wabah virus corona yang melanda dunia , membuat berbagai element masyarakat  sepertinya merasakan “Dihantui”  dengan rasa ketakutan yang berlebihan.

Namun tidak seperti yang dilakukan lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PT) Universitas Sriwijaya (Unsri)   akan tetap melaksanakan aktifitas perkuliahannya

” Tidak boleh takut kita terhadap virus corona, tapi kita tetap waspada ,  ini ujian kita semua khususnya Bangsa Indonesia,”kata Rektor Unsri Prof Dr  Ir H Anis Saggaf kepada koran ini usai melaksanakan rapat koordinasi dengan para wakil Rektor, Dekan, Dosen dan lainnya diruang rapat rektorat Unsri di Indralaya dalam upaya pencegahan dan antisifasi wabah virus corona Hari ini (16/3)

  Menurut Anis, perkuliahan para mahasiswa Unsri tinggal tiga minggu lagi, dengan kondisi  wabah virus corona, pihaknya mengambil kebijakan, dengan cara mempercepat perkuliahan,”Dari tiga minggu lagi perkuliahan, kita percepat menjadi dua minggu,”kata Anis

Karena tidak diliburkan, maka dalam waktu dua minggu perkuliahan ini, pihaknya membentuk Tim Satgas Corona yang diketuai oleh Wakil Rektor III,”Kita bentuk Satgas, Klinik Unsri harus  buka 24 jam, sabtu dan minggu tetap buka,”katanya .

Begitu juga mahasiswa yang tinggal di Asrama, Kost akan dipantau,”Tentu kepada mahasiswa bila melihat ada temannya yang sakit segera bawa ke klinik kesehatan,”lanjutnya .

Selain itu lanjut Anis, untuk semester pendek bagi mahasiswa yang mengulang atau untuk mempercepat penyelesaian mata kuliah, untuk sementara ditiadakan,”Jadi Semester pendek kita tiadakan, termasuk perjalanan dinas bagi dosen  yang akan keluar negeri kita tiadakan, kecuali didalam negeri,”tuturnya

Begitu juga bila ada  program acara  baik yang dilaksanakan masing-masing fakultas maupun mahasiswa untuk sementara ditiadakan setelah dua minggu kedepan,” Boleh dilaksanakan dalam dua minggu ini, kalau diluar dua minggu  kedepan, sudah tidak boleh lagi,”tukasnya.(Sid)

Komentar

Berita Lainnya