oleh

Permohonan Maaf Sumeks.co Terhadap Keizalinnews.com

Dewan Pers menerima pengaduan dari saudara Jumari Purnama dan Yuliandi Iskandar selaku Pemimpin Redaksi dan wakil Pemimpin Redaksi media siber keizalinnews.com (selanjutnya disebut Pengadu), pada tanggal 11 Agustus 2020, terhadap Media Siber sumeks.co (selanjutnya disebut Teradu), terkait berita berjudul “Bupati Banyuasin Laporkan 2 Media Online Ke Dewan Pers”, yang diunggah pada 10 Agustus 2020.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Dewan Pers telah meminta klarifikasi kepada Pengadu dan Teradu pada Selasa, 22 September 2020, melalui aplikasi zoom. Pengadu dan Teradu hadir. Berdasarkan hasil klarifikasi tersebut, Dewan Pers menemukan bahwa:

1. Teradu memuat berita yang diadukan Pengadu, yang bersumber dari konferensi pers Dodi Irama, pengacara Bupati Banyuasin.

2. Teradu memuat berita yang berkaitan dengan hasil keputusan Risalah Penyelesaian Pengaduan antara Bupati Banyuasin dan Pengadu (ketika itu keizalinnews.com).

3. Teradu mengakui tidak melakukan konfirmasi kepada Pengadu.
Dewan Pers menilai berita Teradu melanggar Pasal 1 dan 3 Kode Etik Jurnalistik, karena menyajikan berita yang tidak berimbang, tidak ada konfirmasi dan tidak uji informasi.

Pengadu dan Teradu menerima penilaian Dewan Pers tersebut dan sepakat menyelesaikan kasus ini di Dewan Pers dan menyepakati proses penyelesaian pengaduan sebagai berikut:

1. Teradu wajib melayani Hak Jawab dari Pengadu secara proporsional, selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah Hak Jawab diterima.

2. Pengadu memberikan Hak Jawab kepada Teradu selambat-lambatnya tujuh hari kerja setelah ditandatanganinya risalah ini.

3. Pengadu dan Teradu wajib mengacu kepada Pedoman Hak Jawab Dewan Pers (Peraturan Dewan Pers No. 9/Peraturan-DP/X/2008).

4. Teradu wajib memuat catatan di bawah berita yang diadukan yang menjelaskan bahwa berita bersangkutan dinilai oleh Dewan Pers melanggar Kode Etik Jurnalistik, disertai tautan berita yang berisi Hak Jawab dari Pengadu.

5. Teradu wajib menautkan Hak Jawab dari Pengadu dengan berita yang diadukan, sesuai dengan angka 4 huruf b Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/III/2012 tentang Pedoman Pemberitaan Media Siber yang menyatakan “Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab”.

6. Teradu wajib melaporkan bukti tindak lanjut Risalah ini ke Dewan Pers selambat-lambatnya 3 x 24 jam setelah Hak Jawab diunggah.

7. Kedua Pihak sepakat mengakhiri kasus di Dewan Pers dan tidak membawa ke jalur hukum, kecuali kesepakatan di atas tidak dilaksanakan.

8. Apabila Pengadu tidak memberikan Hak Jawab dalam batas waktu pada butir 2 maka Teradu tidak wajib untuk memuat Hak Jawab.

Dewan Pers merekomendasikan:

1. Pengadu dan Teradu dalam menjalankan tugas jurnalistik wajib berpedoman kepada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber (Peraturan Dewan Pers Nomor: 1/Peraturan-DP/III/2012).

2. Pengadu dan Teradu tidak boleh menghapus atau mencabut berita yang telah dimuat kecuali sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Tidak melayani Hak Jawab bisa dipidana denda sebanyak-banyaknya Rp. 500.000.000 (lima ratus juta rupiah) sebagaimana disebutkan dalam Pasal 18 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Demikian Risalah Penyelesaian Pengaduan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Hak Jawab dan Hak Koreksi Redaksi keizalinnews.com

Atas Pemberitaan yang kami adukan ke dewan pers yg berjudul “Bupati Banyuasin Laporkan 2 Media Online Ke Dewan Pers”, yang diunggah pada 10 Agustus 2020 Oleh ( Media Online Sumeks.co ).

Berdasarkan Konfrensi Pers Bupati Banyuasin yang tidak sesuai risalah sebelumnya penyelesaian nomor : 54/Risalah-DP/VII/2020 Tentang Pengaduan Askolani, Bupati Banyuasin Terhadap Media Siber keizalinnews.com adalah bahwa tuduhan dalam pemberitaan itu tidak benar, bahwa pemberitaan itu mengandung unsur kebencian, opini opini yang memfitnah dan menyerang nama baik Media Keizalinnews.com.

Permohonan Maaf sumeks.co Terhadap Media Siber Keizalinnews.com

Kami dari management media siber sumeks.co memohon maaf yang sebesar besarnya terhadap media keizalinnews.com atas pemberitaan di media kami dengan judul “Bupati Banyuasin Laporkan 2 Media Online Ke Dewan Pers” tanpa mengklarifikasi kepada media keizalinnews.com terlebih dahulu. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya