oleh

Perseteruan Dewan-Pjs Bupati Berakhir

INDRALAYA – Polemik antara DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI) dengan Pjs Bupati OI  Aufa Syahrizal SP MSc,  akhirnya berakhir,  setelah terjadi pertemuan diruang rapat pimpinan DPRD, antara DPRD OI dengan Pjs Bupati, Selasa (6/10).

Polemik ini terkait  surat yang dikeluarkan  Pjs Bupati OI Aufa Syarizal tertanggal  29 September 2020  lalu  mengenai rekomendasi pencairan yang ditujukan ke  Pimpinan Bank Sumselbabel Cabang Indralaya.

Initinya dalam surat Pjs Bupati, agar proses pencairan kegiatan  baik fisik maupun non fisik  sejak tanggal 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020  harus mendapat rekomendasi  dari PJs Bupati.

Terbitnya surat tersebut, membuat Dewan “Kepanasan” dan langsung ditanggapi oleh Wakil Ketua I DPRD OI Wahyudi ST  dinilai surat Pjs Bupati OI  menabrak aturan yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri No : 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengolahan Keuangan Daerah.

“Bupati definitif saja patuh terhadap Permendagri No  13 tahun 2006 dengan mengeluarkan Perbup No 63 Tahun 2018 turunan dari Permendagri No 13 tahun 2006. Surat yang dikeluarkan Pjs Bupati  tanpa ditembuskan ke DPRD OI, padahal jelas-jelas surat tersebut  bukan internal melainkan eksternal yang ditujukan kepada Bank Sumsel,”kata Wahyudi.

Namun demikian, setelah terjadi pertemuan sebagai bentuk diminta klarifikasi, PJs Bupati OI Aufa Syahrizal akan menindaklanjutinya  surat tersebut untuk dirubah. Ya silakan saja ,”kata Wahyudi.

Sementara Pjs Bupati OI Aufa Syahrizal usai melakukan pertemuan dengan  Wakil Ketua DPRD OI Wahyudi ST dan beberapa anggota DPRD OI lainnya, mengaku siap untuk menindaklanjutinya surat yang telah terlanjur dikeluarkannya untuk dilakukan revisi,”Saya siap merivisi surat tersebut,”katanya.

Sebenarnya kata Aufa, Kebijakan yang diambilnya  dalam proses pencairan dana harus mendapatkan rekomendasi dari dirinya selaku PJs Bupati.

“Tujuan saya  hanya sebagai kontrol agar penggunaan uang negara berjalan sesuai aturan. Saya tidak mau selama saya memimpin OI ada kesalahan dalam penggunaan uang negara.,”katanya.

Termasuk langkah yang dilakukan ini sebagai bentuk mengingatkan, “Semisal kita berjalan dijalur jalan Tol dengan kecapatan tinggi,  saya mengetahui bahwa dijalan yang akan dilewati ada lobang, tentu saya harus mengingatkan kepada semua OPD, ”kata Aufa mengumpakan. (Sid)

Komentar

Berita Lainnya