oleh

Persiraja Puncaki Klasemen, Sriwijaya FC Runner Up

SUMEKS.CO-SIDORJO- Apa kunci kemenangan Persiraja hadapi tim tangguh Mitra Kukar? Ya, menurut Pelatih Persiraja Banda Aceh Hendri Susilo kunci kemenangan 2-0 atas Mitra Kukar karena permainan kolektif dan fokus selama 90 menit di lapangan.

“Pemain kami tetap fokus dan yang paling penting adalah kebersamaan mereka,” ujarnya kepada wartawan usai pertandingan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (9/11/2019).

Pada laga perdana babak perempat final Liga 2 musim 2019, Pasukan Kutaraja mencetak dua gol ke gawang Mitra Kukar. Dua gol Persiraja dicetak Andri Abubakar menit ke-26 dan Husnuzhon menit ke-39.

Begitu wasit meniup peluit panjang babak kedua, ia dan seluruh pemain tak bisa menyembunyikan kegirangannya. Apalagi kemenangan itu cukup berarti mengingat lawan yang dihadapi adalah eks-klub Liga 1 musim lalu.

Pertandingan Liga 2 lainnya, Persewar Waropen harus takluk 0-1 dari Sriwijaya FC di stadion sama. Gol kemenangan anak-anak Palembang dicetak Ahmad Ihwan.

Gol tunggal Ahmad Ihwan yang dicetak pada menit kedua, membawa Sriwijaya FC menang atas Persewar Waropen dalam Grup A babak 8 Besar Liga 2 2019 yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (9/11) malam.

Meski hanya menang tipis, namun pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi mengaku cukup puas dengan semangat asuhannya, mengingat Persiwar juga bermain bagus dan menekan sejak awal permainan.

“Tiga angka yang kami raih cukup bagus untuk langkah pertama persaingan 8 Besar ini yang memang sangat ketat,” kata Kas Hartadi kepada wartawan usai permainan.

Sejak wasit meniup peluit tanda dimulai pertandingan, Sriwijaya FC mengambil inisiatif menyerang dengan mengandalkan striker senior Yongky Aribowo.

Baru dua menit laga berjalan, kecepatan Ahmad Ihwan gagal dihentikan pemain belakang Persewar dan sukses membuka keunggulan Sriwijaya menjadi 1-0. Tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti gagal diantisipasi oleh kiper Persewar Drik Kasse.

Gol tersebut membuat Persewar yang dilatih eks-striker Timnas Indonesia Elie Aiboy lebih berani tampil menyerang dan mencoba menguasai lini tengah permainan. Terbukti sesekali serangan yang digalang Daud Irfan Kararbo dan Toumahuw Yacob sempat merepotkan lini pertahanan Sriwijaya FC.

Bahkan, tim yang musim lalu bermain di Liga 1 tersebut harus mengganti pemain sayap kanannya, Hendri Satriadi dan pelatih Kas Hartadi memasukkan Siswanto dengan harapan mampu keluar dari tekanan. Sebelum Siswanto masuk, pemain bertahan Sriwijaya FC Bobby Satria terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera serius di kepala, hingga harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Bobby Satria digantikan oleh Rahmat Juliandri di lini belakang Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC, dan berduet denga kapten Ambrizal mengawal penjaga gawang Galih Sudaryono.

Saat memasuki menit tambahan waktu akhir babak pertama, sempat terjadi insiden perkelahian dari beberapa pemain kedua tim. Tapi wasit bisa mengendalikan dan pertandingan dilanjutkan. Skor 1-0 untuk Sriwijaya FC bertahan hingga babak pertama selesai.

Laga sempat terhenti hampir lima menit saat memasuki menit ke-70 karena beberapa orang pendukung Sriwijaya FC memasuki lapangan dan berteriak ke pemain Persewar. Melihat ada suporter di lapangan, pemain Persewar terpancing emosinya dan mengejar penonton yang berlarian naik tribun.

Dari hasil tersebut klasemen sementara Grup A, puncaknya dihuni Persiraja Aceh, di urutan kedua Sriwijay FC,  kemudian disusul Persewar dan Mitra Kukar. Sementara hari ini di Grup B baru akan bertanding di Gelora Jakabaring; PSMS Medan, Persik, Persita dan Martapura FC. Selanjutnya pada Rabu (13/11/19), Persiraja akan menantang Persewar Waropen di tempat yang sama. Sedangkan Sriwijaya akan ditantang Mitra Kukar .(Acehfootball/bolalob/fin)

 

Komentar

Berita Lainnya