oleh

Pertahankan Handphone, Mahasiswi Unsri Terseret 5 Meter

INDRALAYA – Natasha Belindra Zarmas (21), mahasiswa Unsri yang tinggal di Kost H Ufen, Jalan Sarjana Blok B No 29 Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), harus mempertahan Handphone kesayangannya dari pelaku yang  masuk ke kamarnya tanpa pamit pada Jumat (24/1) sekitar pukul 09.15 Wib.

M Suherdi saat diamankan petugas. Foto: Sardinan/sumeks.co

Akibatnya korban Natasya sempat terseret 5 meter, ketika pelaku  yang diketahui berbama M Suherdi (25)  warga Dusun IV Desa Sakatiga Seberang Kecamatan Indralaya, yang akan kabur dengan sepeda motornya Honda Revo warna hitam  Nopol  BG 3501 TG, membawa kabur hasil kejahatannya, namun korban berusaha merebut Handpone, sehingga terjadi Tarik menarik hingga korban terseret.

Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi melalui Kapolsek Indralaya AKP Helmi Ardiansah SH MH mengatakan,  sebelum terjadi aksi 365 tersebut,  Korban Natasya tengah tidur-tiduran di Kost-nya.

Dalam kondisi lengah dengan posisi pintu terbuka,  tersangka M Suherdi masuk kedalam Kosan korban. Pelaku melihat sebuah Handphone merk Oppo F7 Youth warna merah yang terletak di samping tempat tidur korban, dan langsung mengembatnya.

Saat akan kabur, korban berbalik arah dari posisi tidurnya dan melihat ada pelaku yang baru keluar  dari kamarnya sambil membawa HP miliknya

Tersangka langsung menghidupkan sepeda motor yang diparkir diluar pagar kost korban , Karuan saja Korban langsung keluar  dan berusaha merebut handponenya, sehingga terjadi Tarik menarik, hingga korban sempat terseret 5 meter .

,’’Korban menderita luka lecet di lutut sebelah kanan, mata kaki sebelah kanan betis sebelah kanan dan jempol kaki sebelah kiri,’’ terang AKP Helmi.

Pada saat bersamaan , petugas Polsek Indralaya tengah melakukan patroli hunting yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Supriadi Garna SH, tidak jauh dari TKP.

Tanpa buang waktu, petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengejarannya, hingga akhirnya satu jam kemudian tersangka berhasil dibekuk.

“Dari catatan yang kami terima, tersangka sudah 5 kali melakukan aksi serupa, dan ini aksi yang ke enam, merupakan aksi apesnya dalam kejahatan,’’ tukas AKP Helmi. (sid)

Komentar

Berita Lainnya