oleh

Perusahaan Tutup Siring Persawahan Warga

LAHAT – Diduga, salah satu perusahaan batubara menutup selokan yang menjadi satu-satunya sumber air bagi sawah warga di Desa Gramat dan Lubuk Betung, Merapi Selatan, Kabupaten Lahat.

Nah, kesal dengan tindakan salah satu perusahaan batubara ini,  Minggu (22/11) lalu, puluhan warga dari dua desa tersebut menutup akses jalan.  Maklum, akibat penimbunan itu, warga yang memiliki lahan persawahan di Desa Lubuk Betung, terancam tidak teraliri air.

“Siring itu dibangun pemerintah. Panjangnya sekitar 50 meter.  Tanpa ada perundingan dengan masyarakat, siring sawah itu tiba-tiba ditimbun dan di buat jalan perusahaan,” kata Oking Rahandi, Kades Gramat, Senin (23/11).

Menanggapi itu, Andi Sucitera ST, anggota DPRD Lahat Dapil II Merapi Area menegaskan, pihak perusahaan seharusnya tidak perlu bertidak seperti ini. Pamit dahulu dengan masyarakat, karena ini berdampak ke masyarakat, yang bisa menimbulkan kericuhan masyarakat.

“Jika nanti ada media, perusahaan harus mendengarkan apa yang diinginkan masyarakat. Karena pebuatan yang dilakukan ini sudah merugikan masyarakat,” tegas Andi. (Irw)

Komentar

Berita Lainnya