oleh

Pesan Handphone Iphone murah di Online, Datang Kerumah Kartu Remi

Palembang – Memesan handphone Iphone murah di online dengan seharga Rp 6 juta, Pramadhanti (26) warga Seberang Ulu II Palembang mendatangi SPKT Polrestabes Palembang  Senin (29/6/2020). Malang yang dialami korban, ketika kurir mengirim pesanan yang ia pesan datang kerumah, ketika kotak dibuka bukan Iphone 11 yang dikirim melainkan kartu remi yang ia terima. Penipuan berawal ketika korban melihat disitus online jual beli murah handphone merk Iphone yang lebih murah dibanding harga pasaran.

Kemudian korban langsung menghubungi nomor telepon 089671591644 milik seorang wanita yang mengaku bernama Permata Desliana, kemudian dia bilang kalau dia sudah banyak menjual ponsel pintar ke konsumennya di seluruh Indonesia.

Selain itu dia juga mengaku mempunyai relasi di luar Negeri, karena dari itu bisa menjual ponsel baru dengan harga terjangkau. Dari perbincangan tersebut korban langsung percaya dan memesan barang tersebut, Rabu (24/6/2020) dan langsung mentransfer uang sebesar Rp 1 juta sebagai uang muka. Penjual berjanji barang yang dipesan akan tiba di Palembang dari Jakarta dalam waktu dua atau tiga hari. Namun hingga waktu yang disepakati, iPhone 11 yang dipesan tak kunjung datang.

“Waktu itu saya (korban) lihat situs online yang menawarkan iPhone murah dari harga pasaran, lalu saya menghubungi nomor ponsel yang ada di situs tersebut. Penjual juga meyakinkan saya bahwa penjual mempunyai relasi di luar negeri, Dari situlah saya langsung memesan iPhone 11 dan mentransfer uang muka. Setelah itu saya tanya kenapa barang belum datang? penjual jawab tunggu saja.” Terang korban saat ditemui diruang SPKT Polrestabes Palembang.

Tak berselang lama kiriman yang dipesan tiba dirumah, perasaan gembira seketika menjadi kekecewaan saat ia membuka kotak ponsel tersebut ternyata berisi kartu remi.

“Saya buka kotak iPhone itu ternyata isinya satu kotak kartu remi. Syok sekali saya,” jelasnya.

Korban langsung menghubungi pihak penjual, namun nomor teleponnya sudah tidak aktif. Korban pun terpaksa merelakan uang Rp 1 juta lenyap dan impian untuk memiliki ponsel pintar dengan harga terjangkau menjadi sirna.

Sementara itu ditempat terpisah Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri mengaku sedang menyelidiki perkara penipuan jual-beli online ini.

“Laporan selanjutnya ditindaklanjuti oleh Satreskrim. Kami juga mengimbau masyarakat jangan mudah percaya dengan iming-iming barang dengan harga terjangkau yang dipromosikan di media sosial,” ungkapnya. (Dy)

Komentar

Berita Lainnya