oleh

Pesan Kak Pian: Tidak Boleh Paranoid Terhadap Covid-19

PAGARALAM – Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH memimpin langsung giat penyemprotan disinfektan di seluruh kecamatan se-Kota Pagaralam. Diawali di wilayah kawasan Pasar Terminal Nendagung, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, kemarin.

Penyemprotan cairan disinfektan dengan menyisir sejumlah kawasan di Pasar Terminal Nendagung. Tidak hanya lapak para pedagang, yang dilakukan penyemprotan dalam upaya untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus Covid-19 juga kendaraan yang ada diparkiran jalan.

Sebelum melakukan aksi penyemprotan cairan disinfektan ini, Kak Pian terlebih dahulu pimpin apel gabungan di areal Kantor PBK Terminal Pagaralam Selatan. Sekaligus memberikan arahan kepada seluruh personel, dihadiri Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIK MH, asisten dan staff, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam.

Dalam arahannya Kak Pian, selalu menyampaikan kepada seluruh masyarakat Pagaralam, untuk dapat senantiasa menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan, sebagai upaya mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Kita tidak boleh paranoid terhadap Covid-19, tapi kita harus berperang terhadap Covid-19. Caranya, dengan menjaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan pola hidup sehat. Paling berat itu ialah memang menjaga jarak, percuma kita menjaga jarak 1 meter hingga 2 meter, kalau kita masih bersalaman,” imbuhnya.

Kak Pian menambahkan, bukan hanya penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan, pada kesempatan ini pun seluruh OPD diminta untuk mensosialisasikan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 kepada masyarakat.

“Selain menyemprotkan cairan disinfektan, kita juga mensosialisasikan Prokes Covid-19, kepada para pedagang maupun masyarakat. Dan giat ini akan diteruskan seluruh Kecamatan se-Kota Pagaralam,” seru Kak Pian.

Lebih jauh Kak Pian menambahkan, dirinya juga mengajak masyarakat dapat memulai dari dalam diri mentaati anjuran pemerintah menerapkan Prokes Covid-19. Salahsatunya, tidak dahulu melakukan bersalaman. Sebab, perantara penularan virus Covid-19 ini, melalui tangan dengan pintu masuknya, ialah mulut, hidung dan mata.

“Kita juga mengingatkan kepada masyarakat Pagaralam, bahwa virus corona atau Covid-19 itu masih ada. Kepada semua pihak juga kita minta ini dapat disampaikan kepada seluruh masyarakat,” tandasnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya