oleh

Pesan Sabu Tak Sesuai , Klymton Bunuh Bandar Sabu

-Hukum-965 views
PALEMBANG – Tiga tahun masuk DPO , Klymton (24) berhasil dibekuk anggota Polsek Sukarami, Kamis (17/1) . Di rumah kontrakannya di Jalan Perindustrian II, Kampung Sukadamai , Kelurahan Kebun Bunga , Kecamatan Sukarami. Klymton ditangkap  lantaran telah melakukan pengeroyokan bersama Randi (DPO). Hingga membuat Doni alias Ragel (28) tewas karena luka tusuk yang dialaminya.
Diakui tersangka, sebelum melakukan pengeroyokan hingga menewaskan korbannya. Ia memesan narkoba jenis sabu sebesar Rp 700ribu. Yang mana ia menyuruh Randi untuk memesan barang haram tersebut. Setelah dipesan Randi kepada Doni , korban pun berjanji akan mengantarkan barang tersebut sekitar pukul 20.00 Wib. Namun, setelah di tunggu – tunggu barang tersebut tidak kunjung datang.

” Pas paginyo 6 Januari 2016, sekitar jam 02.00 Wib kami datangi rumah dio.  Terus dio keluar dari rumahnyo dan kasihke sabu itu. Tapi hargo dengan jumlah sabu idak sesuai yang kami dapat,” ujarnya saat rilis di Polsek Sukarami,  Kamis (24/1).

Dikatakan Klymton , tak terima karena sabu yang diberikan tidak sesuai ia pun memukul korban. Lalu , ia mengambil pisau yang ada di pinggang Randi. Dan menusukkan pisau tersebut ke perut korban sebanyak satu kali. Saat korban tergeletak , keduanya kabur meninggalkan korban yang sudah bersimbah darah.

” Aku balik ke rumah terus kabur. Ke Lampung , ke Jambi sudah tu ke Sekayu ,” katanya.

Menurutnya, selama pelarian ia sempat dihubungi Randi kalau korban meninggal. ” Selama ini aku tinggal di Sekayu. Bekebun pokoknyo gawe serabutan. Terus kemaren balek kareno kangen keluarga ,” ungkapnya. (wly)

 

Komentar

Berita Lainnya