oleh

Petani Tersetrum Kabel, ini Keterangan PLN

LAHAT – Warga Deda Simpur, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat mendadak heboh. Warganya yang bekerja sebagai petani kopi, Mitha Julianti (35) tewas. Lantaran tersetrum kabel listrik PLN yang menjulur ke bawah. Kejadiannya Ahad (12/1) sekitar pukul 11.00 WIB di areal kebun kopi Desa Simpur.

Informasi yang dihimpun, saat itu korban bersama petani kopi lainnya seperti biasa membersihkan areal kebun kopi dari rerumputan. Korban terpeleset, hingga menyentuh kabel PLN yang terlalu rendah. Sontak rekan korban yang lainnya langsung histeris. Korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat namun nyawanya tak tertolong.

“Hari itu lagi merumput, terus kena tersentrum kena kabel PLN,” ungkap Edwin warga Desa Simpur, Senin (13/1).

Aparat Polres Lahat dan Polsek Pulau Pinang yang mengetahui kejadian tersebut, langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Korban juga langsung divisum guna mengetahui luka-lukanya.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA melalui Kasat Reskrim AKP Herry Usman mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan sehingga belum bisa berkomentar banyak. “Dugaannya tersetrum akibat kabel jaringan listrik PLN,” ujar Herry Usman, Senin (13/1).

Usai dilakukam visum, jenazah korban selanjutnya dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di desa. “Sudah dimakamkan. Korban meninggalkan suami dan dua orang anak,” ungkap Edwin.

Terkait ada warga tewas tersentrum kabel PLN, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya meminta kepolisian serius menyelidiki kasus tersebut. YLKI Lahat menduga insiden itu terjadi akibat Standar Operasional Prosedur (SOP) tidak dijalankan oleh pihak tertentu, sehingga mengakibatkan nyawa pekerja melayang. Apabila hal itu benar terjadi, pihak terkait bisa dihukum pidana akibat kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain.

“Polisi harus serius menyelidiki kasus ini, agar bisa diketahui siapa yang harus bertanggung jawab secara hukum terhadap nyawa Mita, apalagi dugaan kami ada SOP yang dilanggar,” kata Sanderson ST SH, Ketua YLKI Lahat Raya.

Zamzami, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN Lahat mengungkapkan bahwa memang kabelnya rendah karena berada di areal perbukitan. Diduga korban terpeleset dan terkena kabel. Pihaknya juga telah mendatangi pihak korban. “Sudah kita kunjungi pihak korban. Karena bagaimanapun, korban tersetrum kabel PLN,” ungkapnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya