oleh

Petani Tewas Diduga Diterkam Harimau

MURATARA -Niat mencari rezeki menyadap karet di tengah kebun. Aisiyah Juminten (61) warga Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara tewas diduga diterkam harimau. Korban ditemukan di tengah kebun Senin (17/6) sekitar pukul 20.30 WIB. Dalam posisi terlentang, diseret 8 meter dari lokasi kejadian dengan luka terkaman di bagian leher dan bagian kepala.

Awalnya korban sejak pukul 07.30 WIB, keluar rumah menuju kebun dengan jarak 1 km dari lokasi perkampungan. Karena harga karet sedang alami kenaikan, cukup membuatnya semangat untuk menyadap karet. Namun, hingga pukul 16.00 WIB, korban belum juga pulang dari rumah. Suami korban Agus (65) meminta anaknya Yani dan Purnomo mencari ibunya yang tak kunjung pulang dari kebun.

Karena belum curiga, pihak keluarga menunggu hingga pukul 18.00 WIB, dan berharap korban pulang ke rumah sebelum magrib. Karena tak kunjung muncul, keluarga korban meminta bantuan warga untuk mencari korban ke kebun secara beramai-ramai.

Sejak pukul 18.30 WIB pencarian dilakukan. Korban baru ditemukan pukul 20.30 WIB, dengan posisi terlentang dan luka terkam di bagian leher. Luka cengkraman di kedua lengan bagian pundak, serta mata kiri pecah dengan sejumlah ceceran darah.

Warga menduga korban tewas diterkam harimau, karena di seret sekitar 8 meter dari lokasi alat menyadap karet milik korban. “Di sepanjang jarak 8 meter seretan itu, nyembur ceceran darah di rumput-rumput itu basah,” kata saksi Mika (35) yang ikut mencari korban.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya