oleh

Petualangan Bandar Narkoba Asal Palembang Berakhir di Pasar Kalangan Muba

LALAN – Kelicinan Iwan (50) yang kerap lolos berakhir ditangan jajaran Polsek Lalan. Warga Palembang itu akhirnya diringkus di seputaran pasar kalangan Primer 2, Desa Karang Rejo, Kecamatan Lalan, Muba, Selasa (7/7) maghrib. Kasusnya baru dirilis Polres Muba hari ini, Kamis (9/7/2020).

Selain menangkap Iwan, petugas juga menangkap Riko Saputra (23) warga desa Karang Rejo, Lalan. Keduanya ditangkap tidak lama usai menggelar transaksi di seputaran pasar kalangan tersebut.

Kapolres Muba AKBP Yudhi SM Pinem SIk melalui Kapolsek Lalan Iptu Junardi SH mengatakan dari tangan pelaku pihaknya menyita barang bukti diduga narkotika berupa 10 paket Rp150 ribu di bungkus dengan kantong plastik klip bening yang berisikan serbuk kristal bening diduga sabu-sabu dalam bungkus rokok Sampoerna.

Kemudian, 1 paket besar yang di bungkus dengan kantong plastik klip bening  berisikan serbuk kristal bening diduga sabu-sabu, 6 plastik kecil di duga narkotika jenis sabu sabu, 1 buah pirek, uang sebesar  Rp150 ribu, 2 dompet mas, 1 buah jarum sumbu.

“Iwan ini sangat licin, ia ditangka saat bertransaksi dengan pengedar asal Lalan ini bernama Riko,” ujar Junardi.

Sebelumnya kata Junardi, pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada bandar narkoba akan bertransaksi dengan pengedar di wilayah seputaran pasar kalangan primer 2 desa karang Rejo kecamatan lalan, Muba. Tak mau lolos polisi langsung lakukan pengintaian hampir kurang lebih 1 Jam.

Tak lama kemudian kandar iwan muncul dan polsek Lalan langsung lakukan penangkapan dan penggeledahan namun barang bukti tidak ada lagi. Saat di intrograsi iwan mengakui bahwa ia sudah bertransaksi dengan Riko.

Gerak cepat langsung dilakukan dan langsung mencari Riko yang tak jauh dari lokasi penangkapan. Alhasil, barang bukti berhasil ditemukan dan mengakui barang tersebut baru dibeli dari bandar.

“Saat ini masih dalam penyidikan kita untuk proses selanjutnya” tambahnya.

Guna mempertanggung mempertanggungjawabkan perbuatannya keduanya dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI NO. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal seumur hidup. (kur)

Komentar

Berita Lainnya