oleh

Petugas Polresta Diancam Mutasi Sampai Pemecatan

PALEMBANG – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara tak main-main dengan kasus kaburnya 30 tahanan narkoba dari sel Mapolresta Palembang. Ia memastikan jika pendalaman terus dilakukan terhadap anggota Polresta Palembang yang bertugas di malam nahas tersebut, Minggu (5/5).

“Karena saya sendiri melihat dari TKP, kan itu sangat susah banget ya mau keluar karena terali selnya lapis dua. Kenapa juga kunci sel bisa dibuka tanpa rusak anak kuncinya,”kata Kapolda kepada awak media, Senin (6/5).

Dari keterangan yang ada, tentunya sedikit janggal. Kapolda juga menyangsikan kemampuan Fahmi untuk membuka gembok dengan pinset, seperti yang dilaporkan jajaran Polresta Palembang kepadanya.

Oleh sebab itu, Kapolda tidak segan untuk mempidanakan anggota polisi yang terlibat dan membantu kaburnya 30 tahanan tersebut apabila terbukti. Mulai dari mutasi pejabat, sampai pemecatan karena kejadian ini memang yang terbesar yang pernah terjadi di Mapolresta Palembang.

“Namun apabila hanya ada unsur kelalaian, sanksi etika profesi dan disiplin akan dikenakan terhadap anggota,”katanya. (aja)

Komentar

Berita Lainnya