oleh

PGN Jawara Tunas Baru-Polsri Cup

-Headline-2.292 views

PALEMBANG – Kejuaraan tenis meja Tunas Baru-Polsri Cup yang digelar di Gedung Fasilitas Umum Polsri, Ahad (27/1) melahirkan juara baru. Tim PGN A yang diawaki Muhammad Husein, Leo Budiman, dan Deddy Suprianto ini berhasil menjadi juara setelah di final mengalahkam tim Tunas Baru B yang beranggotakan dr Rudy Ridwan, Alfi, dan Fauzan Murtado ini.

Di semifinal, tim PGN A berhasil mengalahkan tim Pusri. Sedangkan tim Tunas Baru B menyingkirkan rekannya sendiri Tunas Baru A.

Tunggal pertama final, Tim PGN A menurunkan Deddy Suprianto bertemu Alfi dari Tunas Baru B. Secara meyakinkan Deddy berhasil membuka kemenangan dengan skor dua set langsung (2-0).

Di partai kedua, PGN A menurunkan Muhammad Husein yang bersua dengan dr Rudy Ridwan. Sempat grogi di awal pertandingan, mantan peraih emas SEA Games ini berhasil menundukkan dr Rudy Ridwan dengan skor meyakinkan 2-0.

Di partai ketiga ganda, Tim PGN A menurunkan pasangan Deddy Suprianto/Leo Budiman melawan dr Ruddy Ridwan/Fauzan Murtado. Lagi-lagi PGN A berhasil memenangi pertandingan.
Jawara Tunas Baru-Polsri Cup
Pose bersama para jawara Tunas Baru-Polsri Cup. foto: dendi romi sumeks.co

Partai final memang menarik perhatian semua pihak. Termasuk Ketua Pengprov PTMSI Sumsel Kurmin Halim dan mantan Ketua UTTC (Union Table Tennis Club) Palembang Handoko Lukito. Dua pengusaha yang juga penghobi tenis meja ini menyaksikan partai final.

Namun sayang, partai semifinal dan final yang seharusnya menggunakan sistem best of five hanya dilaksanakan dengan sistem best of three. Sehingga penonton tidak lama menyaksikan pendekar tenis meja menunjukkan skilnya.

Abdullah, salah satu penghobi tenis meja mengatakan bahwa seharusnya panitia menerapkan best of five di babak semifinal dan final. Jangan karena mengejar waktu, sistem pertandingan menggunakan best of three.

“Ketinggalan 0-2 bukan berarti langsung kalah. Sering terjadi pemain ketinggalan 0-2, kedudukan berubah menjadi 3-2 jika menggunakan sistem best of five,” kata Abdullah. (dom)

Komentar

Berita Lainnya