oleh

Pihak RSUDH Membantah

-Unik-59 views

RAMAINYA pemberitaan terkait seorang pasien BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan) yang mengaku dipaksa bayar tunai serta mendapat perlakuan tak menyenangkan, dibantah keras oleh pihak Rumah Sakit Umum Depati Hamzah (RSUDH) Pangkalpinang.

“SAYA membela petugas saya dan memang mereka tidak menyalahi prosedur. Jadi sudah terlihat jelas (di video) tak ada pemukulan seperti yang diberitakan itu. Memang banyak Satpam saat itu, tapi bukan ngeroyok, hanya mengamankan saja,” demikian dikemukakan Direktur RSUDH dr Nugroho Muji Pamungkas yang didampingi Kabid Pelayanan dr. Tamrin, dalam jumpa pers

Sebelumnya, kepada wartawan pihak RSUDH menayangkan video hasil rekaman CCTV keributan antara pasien Aidil Fitriyansyah dan petugas RSUDH di depan IGD pada Senin (23/9) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Dalam video yang berdurasi sekitar 25 menit itu memang tak ada tayangan yang berisi gambar terkait cekik dan pemukulan oleh petugas Satpam. Namun begitu terlihat sekitar 7 orang Satpam mencoba untuk mengamankan Aidil dengan cara mendorong ke luar areal IGD, dengan alasan agar tak mengganggu pelayanan. Karena memang terlihat banyak pasien yang hilir mudik untuk menyelesaikan administrasi.

Terkait persoalan BPJS yang menjadi pemicu keributan, menurut Nugroho, hanyalah miskomunikasi saja. Dia membenarkan kalau Aidil merupakan pasien BPJS. Terkait dengan biaya pengobatan dan perawatan luka yang dialami pasien tersebut memang betul tidak ditanggung BPJS. Karena menurutnya luka tersebut terkategori luka akibat kelalaian.

“Ini (luka tersebut) dikategori sebagai luka dari kelalaian yang bisa dicegah. Dan memang dia (pasien) itu terkena pisau cuter saat mengerjakan kerajinan,” jelasnya kepada harian ini.

Pihak medis menurutnya telah memberikan pelayanan pengobatan secara baik atas luka tersebut. Lukanya telah diobati dan diplester. “Dia datang, langsung kita obati sesuai prosedur medis. Tidak ada masalah soal itu,” tukasnya.

Di sisi lain, Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengaku sudah mendapatkan laporan terkait dugaan pelayanan RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang terhadap pasien BPJS, Idil. Dia pun berjanji akan segera menelusuri sekaligus mengevaluasi kinerja pihak rumah sakit terutama dalam melayani masyarakat.(babelpos)

Komentar

Berita Lainnya