oleh

Pilot Project Penyaluran Dana KUR Khusus Untuk Modal Para Petani

Banyuasin – Kementerian Pertanian Republik Indonesia, jalankan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memberikan peluang pembiayaan petani agar mendapatkan peluang yang besar yang nantinya dapat di gunakan untuk mengelola Pertanian menjadi lebih baik hasilnya.

Hal itu diungkapkan Direktur Pembiayaan Pertanian (Ditjen PSP) Kementrian Pertanian RI, pada kegiatan percepatan penyaluran KUR untuk usaha Tani Padi dan Alat Mesin Pertanian di Aula Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Provinsi sumatera Selatan, Senin (20/1).

Dirinya juga menjelaskan tahun 2020 dengan plafon yang disediakan Rp 50 triliun dengan penurunan suku bunga 6% membuat makin besarnya peluang para petani untuk memperoleh permodalan. Program KUR terbaru juga menaikan plafon KUR mikro maksimal menjadi Rp 50 juta, dari Rp 25 juta per debitur.

“Kalau untuk di Banyuasin ini kita targetkan dalam tiga bulan ini dapat kucurkan 500 Milyar sesuai target”, ucapnya

Sedangkan, untuk se Provinsi Sumatera Selatan pihak kementrian Pertanian RI , akan kucurkan sebesar 1 Triliun pertahun.

Sementara itu, Bupati Banyuasin H Askolani sangat senang dan berterima kasih kepada Kementrian Pertanian RI, yang telah menunjuk Petani di kabupaten Banyuasin sebagai pilot project dalam penyaluran KUR Khusus untuk permodalan para petani.

” Kedepan petani tidak kesulitan lagi untuk membeli Alat pertanian dan lainnya. KUR khusus ini dapat menjadi modal buat petani. Tahun ini mudah mudahan KUR Khusus bisa lebih dari 300 Milyar untuk Banyuasin”, harapnya.(ktr1)

Komentar

Berita Lainnya