oleh

Pindang Burung Puyuh Mallond Hanya Di Dapoer Ladiva

-Kuliner-114 views

SUMEKS.CO – Makan pindang ikan atau pindang tulang bagi wong Palembang sudah biasa, tapi gimana ya rasanya kalau makan pindang burung Puyuh Mallond. Bila anda penasaran dan ingin merasakan pindang yang tidak biasa ini alias special, saat nya anda datang dan mencoba nya di rumah makan Dapoer Ladiva.

Rumah makan yang terletak di Jalan Gubernur H.A. Bastari tepat di depan Opi Mall Jakabaring Palembang ini, menyediakan menu menu special dan selalu menjadi best seller. Budhi selaku owner rumah makan Dapoer Ladiva, mengatakan kami menyediakan menyediakan aneka jenis sajian pindang special yang jarang sekali orang menjualnya mulai dari pindang burung puyuh, puyuh mallond ungkep rempah goreng dan pindang salai.

Burung puyuh yang kita pakai bukan jenis puyuh petelur lokal afkir, yang cenderung kecil dan alot dagingnya, akan tetapi kami pakai burung puyuh mallond yang tekstur dagingnya lebih empuk dan lebih tebal dagingnya,” Jelas Budi saat ditemui di rumah makan Dapoer Ladiva, Selasa ( 19/11).

Masih kata Budhi, proses pemasakan nya pun sangat beda dari yang lain nya, kami masak secara di ungkep tidak pakai air, langsung dengan bumbu bumbu rempah lengkap dan pake api kecil saja yang menjadikan bumbu nya meresap sampe ke dalam dagingnya.

Burung puyuh mallond ini, sangat beda dengan burung puyuh lokal, burung puyuh mallond ini berasal dari prancis hasil kawin silang dengan burung puyuh lokal. Dan kami beli nya langsung ke distributor nya yang berada di Yogya, karena gak ada di Sumatera peternakannya.

Ketika di tanya kenapa rumah makan nya di kasih nama Ladiva.

“Nama Ladiva di ambil dari nama ia dan nama istri nya yaitu Budhi dan Eva,” kata nya sambil tersenyum. Awalnya kami menjual puyuh ungkep rempah frozen ini hanya di rumah saja yang berada berada di perum Opi PNS di Jalan Bangka Blok Q No. 9 Palembang. Seiring berjalan nya waktu, maka kami buka rumah makan di depan Opi Mall ini per 1 September 2019.

Kami lebih memilih menu burung puyuh di karenakan di Palembang sangat jarang yang menjual nya, apalagi jenis Mallond bahkan tidak ada yang menjual nya dan ini menjadi menu andalan di rumah makan Dapoer Ladiva. Tiap bulan nya bisa habis sekitar 2000-3000 burung puyuh mallond.

“Untuk harga kami tidak menjual mahal mahal, cukup Rp 20 ribu saja perporsi nya sudah lengkap dengan nasi, kuah pindang, sambal dan lalapan nya, sangat murah bukan,” katanya lagi.

Budhi menambahkan, untuk harga sampai saat ini kami masih terus kasih harga promosi, kalau di pasaran kan harga di jual minimal Rp 30 Ribu perporsi.

Selain menu burung puyuh mallond, Dapoer Ladiva juga menyediakan menu pindang salai patin dan salai baung, untuk bumbu nya hampir sama dengan pindang lain nya namun ada sebagian bumbu yang khas Dapoer Ladiva yang kami rahasiakan. Bagi anda yang penasaran dengan pindang burung puyuh mallond, buruan yuk datang ke rumah makan Dapoer Ladiva. (nur)

Komentar

Berita Lainnya