oleh

PLN Hentikan Operasi di 955 Gardu

SUMEKS.CO-Intensitas curah hujan yang tinggi sejak malam pergantian tahun baru, Selasa (31/12) di sekitar wilayah DKI Jakarta membuat beberapa wilayah terendam banjir. Imbasnya, beberapa sarana dan prasarana pun dihentikan pengoperasiannya, salah satunya adalah listrik.

General Manager PLN Disjaya (Distribusi Jakarta Raya) Ikhsan Asaad menyebutkan bahwa pihaknya telah memadamkan ratusan gardu di sekitar ibu kota. Pemadaman dilakukan karena alasan keamanan masyarakat yang wilayahnya terendam banjir.

“Banyak (dipadamkan), cukup banyak ya, kurang lebih sekarang ini ada 955 gardu yang sudah kita padamkan, bukan karena gangguan tapi karena pengamanan,” katanya ketika dihubungi JawaPos.com, Rabu (1/1).

Ikhsan mengatakan wilayah yang dipadamkan listriknya mayoritas berada di wilayah Barat dan Timur. Saat ini pihaknya juga sedang menghimpun data daerah mana saja yang aliran listriknya dihentikan sementara.

“Itu (pemadaman) tersebar ada di Jakarta timur, daerah kanal, daerah Cempaka Putih, Kelapa Gading, pokoknya daerah Timur dan Barat, Pondok Gede, dan Jati Asih,” tambahnya.

Penghentian sementara ini telah berlangsung sejak pukul 05.00 WIB. Apabila air telah mulai surut, gardu akan kembali beroperasi.

“Ada yang dari tadi Subuh jam 5, setelah air surut kita cek aman kita nyalain. Itu juga nanti ada petugas PLN datang kesana memastikan dan bertemu dengan Pak RT atau Pak Lurah untuk memastikan bahwa tidak ada lagi rumah yang terendam, itu baru kita nyalain,” jelasnya.

Sekali lagi ia menegaskan, tidak ada gardu PLN yang terendam banjir. Mati listrik ini dilakukan atas dasar keamanan masyarakat.

“Gardunya sih aman, tapi karena daerah itu banjir, karena kan gardu sudah kita tinggikan, ada di daerah penggilingan itu gardu induknya aman tapi jalan masuknya terendam,” tutup dia. (*)

Komentar

Berita Lainnya