oleh

PLN UIP Sumbagsel Perkuat sistem ketenagalistrikan kawasan Industri Kalianda – Ketapang

SUMEKS.CO – Masa pandemi Covid-19 bukan jadi halangan PLN untuk terus berkomitmen produktif melistriki kebutuhan masyarakat.

Walaupun beberapa sektor dunia mengalami kelumpuhan, namun hal tersebut tidak menyurutkan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatra bagian selatan (UIP Sumbagsel) terus berinovasi untuk negri.

Senior Manager Operasi Konstruksi PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel, Pinton Ginting mengatakan PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel kembali memperkuat sistem ketenagalistrikan Pulau Sumatera khususnya di Provinsi Lampung.

“Penguatan sistem ketenagalistrikan ini melalui Energizenya Line 2 pada 21 Mei 2020 lalu dan Line 1 pada Jum’at, 26 Juni 2020 pukul 15.21 WIB di Jalur Transmisi SUTT 150 kV Kalianda – Ketapang,” ujar Pinton.

Hal ini disampaikannya usai proses pelaksanaan energize atau penyaluran tegangan listrik pada tgl 26 Juni 2020 lalu. Didampingi Manager UPPJ Lampung – Bengkulu, Johar Wijaya serta perwakilan dari PT Sejahtera Intercon & PT Wijati Aji sebagai kontraktor pelaksana pekerjaan.

Melalui semangat “Kamu tinggal dirumah untuk kami, kami jaga listrik untuk kamu” PLN mewujudkan upaya kerja nyata dengan terus mengalirkan listrik ke masyarakat. Hal inilah yang lantas jadi percikan semangat para pekerja PLN tetap produktif di tengah pandemi.

“Beroperasinya 2 sirkit pada transmisi tersebut sangat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat dan meningkatkan kehandalan pasokan listrik,” terangnya.

Pengoperasian Gardu Induk ini juga bertujuan untuk mendukung rencana strategis pemerintah provinsi lampung yaitu mensuplai kebutuhan listrik di kawasan Industri Way Pisang di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

Keberhasilan energize ini merupakan buah pencapaian semangat dan tekat kuat dari tim PLN yang solid. Sehingga dengan upaya bahu membahu dan tetap produktif demi tercapainya tujuan yaitu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

Upaya ini juga sebagai komitmen PLN dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dengan kapasitas dan kontinuitas yang prima. Serta tercapainya tujuan mengoperasikan layanan kelistrikan yang handal.(nur/adv)

Komentar

Berita Lainnya