oleh

PLN UPDK Keramasan Gelontor Bantuan Perawatan Instalasi Tanaman Hidroponik

SUMEKS.CO, PALEMBANG,- Upaya pembinaan berkelanjutan bagi masyarakat di ring satu area operasi kerja dilakukan PT PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Keramasan.

Kali ini dengan menyasar Pemuda Peduli Lingkungan (PPL) Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati, Kamis (29/4) menerima bantuan berupa fasilitas perawatan instalasi dan tanaman.

Selain itu juga ada bantuan nutrisi tanaman, kemasan hingga izin PURT. Bantuan diserahkan oleh manager PT PLN UPDK Keramasan, Daryanto diwakili Hasymi Irawan selaku Manager Uni Layanan Pusat Listrik (ULPL) Keramasan kepada ketua pengawas PPL Kemang Agung, Marzuki.

“Melalui bantuan CSR rutin PLN UPDK Keramasan memenuhi komitmen kepada PPL Kemang Agung di tahun kedua. Diharapkan dengan bantuan ini dapat meng-improve lagi dengan meningkatkan kualitas produksi tanaman hidroponik yang dihasilkan,” sebut Hasymi.

Ia menambahkan, sesuai tujuan awal melalui budidaya tanaman hidroponik ini semoga bisa menciptakan lapangan pekerjaan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, dimana Kota Palembang khususnya kembali masuk zona merah.

“Mohon doa dan dukungannya agar PLN UPDK Keramasan meraih keuntungan yang salah satunya dimanfaatkan untuk memberikab bantuan CSR terutama bagi masyarakat di ring satu area operasi kita,” sebutnya.

Sementara Ketua pengawas PPL Kemang Agung, Marzuki menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada PT PLN UPDK Keramasan yang telah menyalurkan bantuan CSR kepada masyarakat.

“Meski di masa pandemi yang memaksa kita mengurangi produksi karena pangsa pasar yang turun. Tapi kami tetap berkomitmen untuk memaksimalkan budidaya tanaman hidroponik ini,” papar Marzuki.

Dijelaskan Marzuki sampai saat ini di periode kedelapan memanen tanaman hidroponik, Marzuki dan anggota PPL Kemang Agung tak henti berinovasi.

“Salah satunya kami ingin membuat insalasi tanaman hidroponik berbahan murah, tapi kualitasnya bisa terjamin. Sekaligus kita berharap pandemi ini dapat segera berlalu karena hotel dan restoran yang ssbelumnya menerima hasil produksi tanaman hidroponik kita kini tutup,” imbuhnya.

Lahan untuk budidaya tanaman hidroponik yang dikelola oleh PPL Kemang Agung ini memanfaatkan lahan kosong di belakang rumah salah seorang warga yang disetel sedemikian rupa menjadi lokasi pembudidayaan.

“Dalam hal pengembangan budidaya tanaman hidroponik ini dari target sebanyak 2.000 lubang tanah yang akan dibudidayakan saat ini baru terdapat lebih kurang 1.600-an lubang tanah sehingga minimal yang bisa dipanen dalam sehari sebanyak 40 lubang,” pungkas Marzuki. (Fdl)

Komentar

Berita Lainnya