oleh

Polda Sumsel dan Polres Jajaran Ungkap 73 Kasus 3C di Tengah Pandemi

SUMEKS.CO – Selama masa pandemi Covid-19, Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres/Tabes Jajaran terus melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus kejahatan jalanan atau kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) hingga akhir minggu keempat bulan Mei 2020.

Ini dibuktikan dengan 73 kasus terungkap oleh Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran. Terbanyak yang diungkap dari Polres Lubuk Linggau sebanyak 52 Kasus yang disusul oleh Polres Musi Banyuasin (Muba) sebanyak 4 kasus.

“Dari 73 Kasus yang terungkap oleh Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran tersebut terdiri dari beberapa kasus. Yaitu Curat sebanyak 63 kasus, Curas sebanyak 7 Kasus dan curanmor sebanyak 3 kasus,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Senin (1/6/2020).

Kasubdit Jatanras Kompol Suryadi (kanan) saat menginterogasi pelaku curas yang merampok truk fuso bermuatan 6.000 dus susu dalam rilis ungkap kasus belum lama ini. Foto : Dok/sumeks.co

Dalam melakukan ungkap kasus 3C tersebut, personil Ditreskrimum dan Polres/Tabes jajaran harus bekerja. Bahkan ada pelaku dari kasus 3C tersebut terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena mencoba melarikan diri.

Supriadi menegaskan, sesuai dengan Commander Wish Kapolda Sumsel bahwa, Polri khususnya Polda Sumsel akan selalu menjaga dan memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat.

“Walaupun di tengah masa pandemi Covid-19. Karena dengan rasa aman tersebut masyarakat bisa beraktifitas dan perekonomian berjalan dengan baik,” katanya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat khususnya Provinsi Sumsel untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan diri sendiri maupun keluarga.

“Untuk yang memiliki kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat agar menambah kunci pengaman. Jangan memakai perhiasan yang mencolok, serta kunci pintu rumah dan jendela apabila sedang berpergian,” tutup Supriadi.(dho/ril)

Komentar

Berita Lainnya