oleh

Polisi Pastikan Korban yang Tewas Murni Pemalak

-Hukum-280 views

Palembang – Polda Sumsel memastikan Muhammad Ridwan (37), yang tewas ditembak oleh sopir truk yang melintas di kawasan simpang empat lampu merah Jl Macan Lindungan dan Jl Soekarno-Hatta, Kecamatan IB I Palembang, Senin (22/7) sekitar pukul 11.30 WIB adalah murni pemalak yang sudah meresahkan para sopir truk luar kota yang melintas.

Dari sejumlah saksi termasuk warga yang mengetahui kejadian tersebut, modusnya adalah berpura-pura sebagai penjual asongan. “Modusnyo bae Pak, purak-purak bejualan air minum tapi dio (korban) tuh gawenyo malaki sopir-sopir truk luar kota tulah,” ujar salah seorang saks yang enggan disebutkan namanya.

Korban sendiri sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek IB I setelah salah satu korban sopir truk melaporkannya. Salah satu sopir truk yang menjadi korban yang harus kehilangan hanphone (Hp)-nya adalah Rs (21), warga Desa Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.

Saat kejadian, Rabu (26/6) lalu ,sekitar pukul 09.30 WIB. Korban RS saat itu harus merelakan Hp Xiome 4A diambil paksa oleh pelaku yang diduga kuat pelakunya adalah Ridwan. Ridwan juga pernah menjadi terget operasi oleh Unit I, Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Katim Aiptu Heri Gondrong.

Dalam aksinya, Ridwan tidak hanya sendirian melakukan pemalakan dan sudah lama melakukan aksi pemalakan di lokasi bahkan ia pernah ditangkap polisi. Sebagian saksi di lokasi kejadian juga mengungkapkan, Ridwan sempat menodongkan pisau ke arah sopir truk yang menembaknya.

“Sopir truk yang kesal dengan korban karena sering dipalak sehingga mengeluarkan senjata api lalu menembak korban. Kita memastikan Ridwan merupakan pemalak yang sering beraksi di lokasi kejadian,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi. Namun, sambung Kabid Humas, sebelum adanya penembakan sempat terjadi keributan antara korban dan pelaku.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya