oleh

Polisi Periksa Sejumlah Saksi, Tim Labfor Cari Bukti

-Hukum-192 views

Gudang Pengepul Limbah Plastik yang Terbakar

SUMEKS.CO – Pasca terjadinya kekabaran hebat yang menghanguskan gudang sekaligus tempat pengepul limbah plastik milik PT Sumber Bahagia yang berada di Jl HM Noerdin Pandji, Km 7, RT 3/1, Kelurahan Karya Baru, Talang Buruk, Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL), Jumat (20/9) siang lalu, Sabtu (21/9) pagi polisi memintai keterangan sejumlah saksi.

Sorenya, tampak tim Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Palembang juga mencari bukti penyebab terjadinya kebakaran di sejumlah titik yang diduga awal munculnya api di area gudang seluas hampir 1 hektar tersebut. Namun hingga saat ini, tim masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah bukti.

Dari pantauan SUMEKS.CO di lokasi kejadian, tim Labfor didampingi saksi dari karyawan gudang ikut mendampingi. Termasuk melihat bekas jilatan api di rumah milik mantan Kapolres OKU Timur dan Kapolres Jambi yang berada di salah satu blok di perumahan Arofatuna.

Tampak juga puing-puing bekas kebakaran masih mengeluarkan asap. Mulai dari rumah yang dijadikan kantor, mes karyawan dan gudang. Ada satu unit dump truk dan satu unit truk fuso yang memang sudah tidak beroperasi lagi ikut terbakar, termasuk dua unit alat berat.

Menurut salah seorang warga yang keluarganya menjadi karyawan di gudang tersebut, api diduga bukan berasal dari sampah yang dibakar. Diduga kuat berasal dari mesin pencacah limbah plastik yang letaknya di belakang di dekat pagar tidak jauh dari dua tower provider telekomunikasi.

“Kemarin dapat kabar kalau gudang terbakar dan kami sempat nanyo asa api darimano. Yang setahu kami idak mungkin karena bakar sampah. Kalau ado yang bakar sampah di sini banyak air pasti idak mungkin jalar sampai tebakar galo. Terus jugo cerito warga di sini suaro ledakan banyak yang dengar,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Jumat (20/9) sekitar pukul 13.30 WIB, api melalap sebuah gudang yang dijadikan tempat pengepul limbah plastik, sekaligus rumah yang berada di area gudang dan sebagian belakang tiga rumah milik warga yang berada di Perumahan Istana Arofatuna ikut hangus terbakar.

Tujuh unit mobil PBK Kota Palembang dibantu satu unit mobil Water Cannon milik Dit Shabara Polda Sumsel juga ikut membantu memadamkan api. Belakangan diketahui gudang pengelolahan limbah tersebut milik Didi Kotan (55).

Sudah puluhan tahun, PT Sumber Bahagia itu menjadi pengepul barang bekas plastik sekaligus tempat mengelolah limbah plastik.(dho)

Komentar

Berita Lainnya