oleh

Polisi Segel Kantor DHD, Timsus Terima 45 Pengaduan Investasi Ikan Lele

SUMEKS.CO – Kasus penipuan dan penggelapan berkedok investasi ikan lele  PT Darsa Hakam Darussalam (DHD) Farm Indonesia, saat ini sudah ditingkatkan ke penyidikan dari status awal penyelidikan.

Timsus yang dibentuk Ditreskrimum Polda Sumsel  juga telah menetapkan seorang tersangka yakni berinisial IW, selaku Direktur Keuangan PT DHD Farm Indonesia.

“Benar. Kasusnya saat ini sudah naik ke penyidikan dari laporan korban H Mustar. Dan tidak tertutup kemungkinan bakal ada tersangka lain,” tegas Kompol Masnoni SIK, Ketua Timsus korban PT DHD Farm Indonesia Ditreskrimsus Polda Sumsel, kepada wartawan, Selasa (12/10).

Masnoni mengungkapkan, pada Senin (11/10) sebelumnya Timsus juga telah memasang garis polisi di kantor pusat PT DHD Farm Indonesia yang ada di Jl Residen H Amaluddin, Simpang Dogan, Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako, Palembang.

“Sudah kita pasang garis polisi dan kita segel. Hal itu kita lakukan hanya ingin memastikan agar seluruh barang bukti tidak hilang. Hal ini dalam rangka mencari dan menggali dan mengumpulkan barang bukti,” terang Masnoni.

Mantan Kapolsek Talang Kelapa ini menambahkan, setelah posko pengaduan korban DHD, Timsus telah menerima sedikitnya 45 pengaduan yang berasal dari Jambi, Lampung dan Bengkulu, baik yang datang langsung maupun melapor secara nomor online.

Saat disinggung alasan ditolaknya laporan ke-10 mitra DHD yang diketahui telah mendapatkan keuntungan dan diarahkan ke perdata, Masnoni menegaskan jika pihaknya tidak menolak.

“Kita saat ini masih memfokuskan untuk menerima laporan dari mitra DHD yang sama sekali belum pernah mendapatkan keuntungan. Bukan ditolak. Takutnya itu arahnya nanti ke wanprestasi,” bebernya.

Komentar

Berita Lainnya