oleh

Polisi Tangkap Janda Cantik yang Jadi Kurir Ekstasi, Bandar Besar Sabu Lolos

SUMEKS.CO – Sebanyak 10 tersangka yang terlibat narkoba jenis sabu-sabu (SS) berhasil ditangkap Ditres Narkoba Polda Sumsel di tempat yang berbeda. Salah seorang tersangka yang diamankan yakni seorang janda. Nita Apriani alias Puja (31), warga Perumahan Jaka Permai, Jl Gubernur HA Bastari Jakabaring Palembang, ditangkap saat mengantar narkoba jenis pil ekstasi bersama empat teman lelaki lainnya.

Yakni Saidi Mursih alias Adi (39), warga Abi Kusno Cokro Suyoso, Kertapati Palembang, M Fajri alias Ucuk (30), warga Desa Sukadarma Jejawi, Kabupaten OKI, Febriansyah (25), mahasiswa warga Jl Soekarno Hatta, Siring Agung, Palembang dan Heriyanto (36), warga Jl PSI Lautan, 36 Ilir Palembang.

Diamankan barang bukti pil ekstasi sebanyak 300 butir berlogo WB warna oranye. Puja mengaku hanya disuruh untuk mengantarkan kepada pemesan yang ternyata temannya sendiri.

“Cuma disuruh Pak, tapi belum di upah. Yang mesan kawan dewek. Karena kawan dewek jadi idak dapat upah. Baru sekali inilah aku ngantar barang tuh,” ujar janda cantik ini, Jumat (13/3/2020) .

Lalu, Ditresnarkoba Polda Sumsel juga mengamankan lima tersangka lainnya yakni, Ismail alias Mail (47), warga Perumdam Kartika Karya Baru, Kecamatan AAL Palembang, Muzili (41), warga Jl Panca Usaha 5 Ulu, Palembang dan Rusmadi (56), warga Jl Seduduk Putih, Kelurahan 8 Ilir Kecamatan IT 2 Palembang.

Barang bukti senpi laras panjang milik bandar besar narkoba yang berhasil lolos. foto : edho/sumeks.co

Juga diamankan, komplotan jaringan dari Riau yakni Hartono Andreanus alias Nono (38), warga Jl Ahmad Yani Kota Baru Riau, Wiharso alias Jecky (40), warga Jl Madang, Lr Flamboyan 2, Kelurahan Sekip Jaya  Kecamatan Kemuning Palembang. Keduanya ditangkap di salah satu hotel di kawasan Jl Dr M Isa. Polisi berhasil mengamankan 770 pil ekstasi warna Ijo dan Hp.

“Dari 10 orang tersangka, barang bukti yang diamankan yakni pil ekstasi sebanyak 1.729 butir dan SS seberat 201,61 gram. Kita juga mengamankan senpi Laras panjang, satu unit senpi rakitan jenis revolver beserta 15 amunisi dan satu unit softgun,” kata Dir Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu, Jumat (13/3/2020).

Barang bukti tersebut, sambung Heri diperoleh dari bandar berinisial IS yang berhasil kabur ketika dilakukan penggerebekan di kawasan Desa Talang Nangka, Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI.

“Barang bukti yang diamankan di lokasi yang berbeda ini merupakan ungkap kasus di bulan Febuari 2020. Satu bandar di kawasan OKI, berhasil kabur. Kami hanya mengamankan barang bukti senpi laras panjang dan pendek beserta narkoba pil ekstasi 123 butir saja,” bebernya.

Dalam penyelidikan, bandar yang lolos ini ternyata tidak hanya sebagai bandar narkoba di OKI, tetapi juga penjual senpi rakitan. “Diimbau kepada pelaku untuk menyerahkan diri. Dan akan terus kami kejar, bila tidak mau menyerahkan diri jangan salahkan bila kami lakukan tindakan tegas terukur atau langsung tembak di tempat,” tegas Heri.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya