oleh

Polisi Tembak 4 Orang Sindikat Spesialis Pencuri Pick Up L300 yang Aksinya Terekam CCTV

SUMEKS.CO – Aparat Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil membekuk sindikat spesialis pencurian mobil pick up Mitsubishi L300 di Palembang, Rabu (29/4/2020) malam.

Polisi terpaksa melumpuhkan empat pelaku yang berhasil ditangkap karena melakukan perlawanan dan mencoba kabur dari sebuah penginapan di kawasan Jl Soekarno-Hatta, Palembang .

Aksi kawanan ini sudah dilakukan di Palembang sudah sebanyak empat kali di sejumlah tempat. Terakhir, berhasil membawa kabur mobil pick up L300 nopol BG 8856 IL, di depan Toko Q Rent Multimedia, milik korban Stanley Kaswandy (33) yang berada di Jl Perwari, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT I Palembang. Namun aksi kawanan ini terekam kamera CCTV milik korban.

Dua pelaku yang diberikan tindak tegas dan terukur yakni merupakan warga Lampung yakni, tersangka Yusup Darmo Adi Prayino alias Yusup, dan Bustamy alias Kiyai, keduanya warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Dua pelaku lagi yang ditembak yakni Januar Pribadi alias Adi, warga Jl Maju Bersama, Kecamatan AAL dan Deni Randi, warga Perumda, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan AAL, Palembang. Dan satu pelaku, Hairul, warga Palembang menyerahkan diri.

“Kita amankan sindikat spesialis mobi pick up L300 ini setelah salah satu korbannya melaporkan pencurian dengan bukti rekaman kamera CCTV,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono SIK melalui Kanit Ranmor Iptu Novel Siswani, Sabtu (2/5/2020) kepada awak media.

Novel menegaskan, pihaknya melakukan pengembangan dan ditemukan tiga laporan polisi dari korban lain yang sudah diakui oleh kawanan yang diamankan ini.

“Dengan modus yang sama yakni mencongkel pintu dengan kunci letter T dan mendorong mobil yang dicuri kemudian baru dibawa kabur dan dijual,” beber Novel.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti mobil pick up nopol BG 8856 IL warna hitam yang sudah diganti dengan nopol palsu BE 8697 LY. Satu buah kunci letter Y, dua unit sepeda motor dan surat STNK mobil milik korban.

Sementara tersangka Yusup mengaku, mobil yang dicuri dijual seharga Rp11 juta. “Maling mobil pick up dengan Kiyai, Adi dan Deni samo Hairul. Kami terakhir maling L300 di Palembang jam 10 malam Pak. Kami jual Rp11 juta dengan Basar di Palembang,” aku residivis pencurian tahun 2016 ini.(dho)

Komentar

Berita Lainnya