oleh

Polisi Tembak Komplotan Begal Sadis yang Pernah Rampok Ibu Hamil

SUMEKS.CO – Komplotan begal sadis yang sering melukai korbannya, dibekuk aparat Unit 2 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Rabu (16/9/2020) pagi.

Rizki Saputra (19), warga Jl Abikusno, Lr Srigading, simpang Sungki, Kecamatan Kertapati, Palembang dibekuk saat berada di rumahnya tanpa perlawanan.

Lalu polisi melakukan pengembangan dan mendapati tersangka Apriansyah alias Apri (23) bersembunyi di dekat terminal Karya Jaya, Kertapati Palembang.

Namun saat mengetahui kedatangan polisi, tersangka Apri mencoba kabur ke anak sungai yang berada di belakang terminal Karya Jaya.

“Beberapa kali diberikan tembakan peringatan namun tidak dihiraukan. Kita berikan tindakan tegas terukur terhadap tersangka Apri,” ujar Akasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi SIK MH melalui Kanit 2 Kompol Bakhtiar SH.

Kompol Bakhtiar saat menginterogasi tersangka Rizki. Foto : edho/sumeks.co

Tersangka Apri dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan namun akhirnya dirujuk ke RSMH Palembang.

“Luka tembak di bagian belakang dan sudah dirujuk ke RSMH untuk perawatan lebih lanjut,” tambah Bakhtiar.

Bakhtiar menyebut sedikitnya ada 5 laporan polisi dengan kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan komplotan sadis ini.

Salah satunya aksi sadis tersangka yakni merampas motor yang ditumpangi oleh korban seorang ibu yang tengah hamil (bumil) 7 bulan.

“Korbannya pasangan suami istri (Pasutri) saat melintas di Jl Lintas Timur Indralaya-Palembang pada bulan 7 lalu. Korban diancam dan pelaku menembak menggunakan senpi rakitan ke atas untuk menakuti korbannya. Pelaku berhasil membawa motor Yamaha Aerox milik korban,” bebernya.

Lalu di bulan yang sama, aksi tersangka ini juga pernah dilakukan di Palembang di kawasan Jl Noerdin Panji, Kebun Sayur, Kecamatan Sukarami. Persisnya Senin (27/7/2020) subuh.

“Korbannya pegawai Trans Musi. Pelaku membawa kabur motor milik korban yang baru saja dibeli dengan cara kredit. Korban mengalami luka tusuk di lengan tangan sebelah kiri,” terang Bakhtiar.

Di hadapan polisi, tersangka Rizki mengakui aksi begal yang dilakukannya di kawasan Kebun Sayur.

“Aku bawa motor Kak. Waktu itu aku samo Rizki jugo namo kawan aku tapi dio sudah ditangkap polisi 10 hari yang lalu”.

“Terus kalau dengan Apri sudah diajak duo kali dan pernah begal di jalan lintas Palembang-Indralaya. Pernah jambret 2 kali, begal sudah 3 kali,” ungkapnya.

“Motor dijual dapat duit Rp 4,5 juta. Aku dapat 2 juta, kawan aku dapat 2 juta jugo.”

“Yang sisonyo kami pakai untuk makan. Duit yang aku dapat untuk deposit game online samo beli narkoba,” tutupnya.(dho)

Komentar

Berita Lainnya