oleh

Polisi Tetapkan Tersangka, Korban Ternyata Bertambah

-Hukum-115 views

PALEMBANG – Kasus tewasnya Delwyn Berli (14) akibat mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA Taruna Indonesia di Palembang menyita perhatian. Polisi langsung mengusut kasus ini dan menetapkan Pembina Kesiswaan yang juga pembina MOS, Obi Frisman (24) sebagai tersangka.

Iapun diamankan di Polresta Palembang. Pada Senin (15/7) polisi menggelar rekonstruksi kasus ini. Obi hanya tertunduk saat digiring petugas. “Iya, saya ikut memukul korban,” singkatnya. Polisi masih mendalami kasus ini, mengenai kemungkin bertambahnya tersangka yang terlibat.

Apalagi, siang harinya di Polresta Palembang korban yang mengaku juga mengalami penganiayaan MOS di SMA Taruna Indonesia yang terletak di Jl Sukabangun II kembali datang melapor ke polisi. Yaitu Wiko Jerianda (14) yang datang didampingi orang tuanya, Suwito (44).

Suwito (kanan) saat melaporkan kejadian penganiayaan yang menimpa anaknya Wiko.

“Saya ditelpon pihak sekolah pada Sabtu (13/7) sekitar pukul 14.00. Anak saya katanya dirawat di rumah sakit Karya Asih, cabang Charitas. Sekitar pukul 21.00 dilakukan operasi karena perut anak saya sakit dan kata dokter ada ususnya yang terbelit,” jelas Suwito.

Setelah bertanya penyebabnya, ternyata anaknya mengalami kekerasan fisik yang membuat Suwito akhirnya memilih menyelesaikan masalah ini lewat jalur hukum.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah SH SIK MH lewat Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, melalui Kanit PPA, Ipda Hasa, membenarkan adanya korban tambahan akibat peristiwa MOS di SMA Taruna Indonesia. “Laporan sudah kita terima secara lisan, dan akan kita tindaklanjuti,” katanya. (aja)

Komentar

Berita Lainnya