oleh

Polres Banyuasin Tangkap Pembuat Senpira

-Hukum-249 views
SUMEKS.CO – Satreskrim Polres Banyuasin, Sumatera Selatan mengamankan Sugiyo alias Bahak (29), pelaku pembuat senjata api rakitan (senpira), Kamis (14/11) sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku diamankan di desa Sri Kembang, kecamatan Betung, Banyuasin.

Selain mengamankan pelaku, ikut diamankan barang bukti berupa satu pucuk Senpi rakitan (senpira) laras panjang, 9 butir amunisi caliber 303 MK VII, 6 butir amunisi caliber 38, 15 buah besi potongan bulat, 4 buah platuk senjata api, 11 buah per, mata bor, kunci L (ukuran 12), kunci senapan angin, kunci ukuran 17, mesin gerinda, serta mata gerinda.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar Sik melalui Wakapolres Banyuasin Kompol Hadi Wijaya ST mengatakan penangkapan terhadap Sugiyo alias Bahak berawal dari informasi masyarakat, akan adanya aktivitas mencurigakan.

“Mendapatkan laporan itu, anggota Satreskrim bersama Polsek Betung langsung turun melakukan penyelidikan, ” ungkapnya saat gelar press release di Mapolres Banyuasin, hari ini.

Dari hasil penyelidikan tersebut, ternyata anggota mendapatkan pelaku sedang beraktivitas di pondok miliknya di desa Sri Kembang beserta barang bukti lainnya.

“Anggota langsung grebek, kemudian amankan pelaku tanpa perlawanan, “jelasnya didampingi Kabag Ops Kompol Nasution SH MH serta Kasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana Sik.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Banyuasin, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kita amankan ke Polres, “jelasnya didampingi Kanit Pidum Ipda Ammukminin.

Mengenai puluhan amunisi yang didapatkan itu, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, sehingga dapat diketahui asal muasal amunisi itu. “Kita akan selidiki, “tuturnya.

Selain itu, Satreskrim juga mengamankan Supriyadi yang kedapatan menyimpan senpira laras pendek dan Dedi Irawan (27), warga Palembang setelah membawa senpira serta empat amunisi di Jalan Palembang-Kayu Agung, Rambutan.

Atas ketiga pelaku pembuatan senpira, akan dikenaikan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 pasal 1 dan 2, dengan ancaman penjara selama 12 tahun.”Akan diancam penjara selama 12 tahun,”imbuhnya. (qda)

Komentar

Berita Lainnya