oleh

Polres Muba Amankan Dua Pencuri Minyak Pertamina

-Hukum-29 views

Satuan Reserse Unit Pidsus Polres Muba amankan dua pria pelaku eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi ilegal dari sumur minyak milik PT. Pertamina EP Asset 1 Field Ramba. Lokasinya di desa Beruge Kec. Babat Toman Kab. Muba. 

Menurut Kapolres Muba AKBP Andes Purwati,SE.MM melalui Kasat Reskrim AKP Deli Haris, S.H., M.H menjelaskan penangkapan dilakukan pihaknya setelah menerima laporan dari PT. Pertamina EP Asset 1 Field Ramba, (20/7/2019).

“Keesokan harinya, Minggu, (21/7/ 2019) sekira pukul 21.00 Wib kita melakukan penangkapan terhadap dua laki-laki yang diduga pelaku eksplorasi dan atau eksploitasi minyak bumi di sumur minyak MJ 74 wilayah kerja Pertamina,” jelasnya.

Tim gabungan di backup  Dirkrimsus Polda Sumsel pimpinan AKP Faisal Manalu dan Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin.

Kedua tersangka yang diamankan, Khairul Abdi alias Irul aluas Cicret (39) warga Mangun Jaya dan rekannya Tohan (46), warha desa Babat. 

“Adapun Modus Operandi kedua pelaku yaitu membongkar penutup sumur minyak falve kemudian memasang tiang steger untuk katrol menimba minyak mentah,” jelasnya.

Dari TKP, polisi mengamankan 8  jerigen kosong, 1 (satu) unit mesin genset berwarna kuning merk GAMBINO, 1 (satu) buah katrol besar, 1 (satu) buah katrol kecil.

Kemudian 1  jerigen berkapasitas 10 (sepuluh) liter yang berisi cairan kemikal, 1 (satu) unit roll tali, 1 (satu) buah skop, 1 (satu) buah linggis, 

Selang ukuran 1,5 inci panjang kurang lebih 10 (sepuluh) meter, Selang ukuran 2 inci panjang kurang lebih 2 (dua) meter, Selang 1,5 inci panjang kurang lebih 3 (tiga) meter.

Juga satu roll tali kurang lebih 400 (empat ratus) meter, 8 (delapan) buah drum kosong, 1 (satu) batang besi canting panjang kurang lebih 10 (sepuluh) meter, 1 (satu) set meskn penarik canting yang terdiri dari Mesin diesel merk JIANGDONG, Bak transmisi dan roll tali.

Selanjutnya TKP dipasang garis Polisi (police line) dan 2 (dua) orang pelaku berikut barang bukti diamankan ke Polres Musi Banyuasin guna dilakukan pemeriksaan “kepada pelaku akan diterapkan pasal 52 UU no 22 tahun 2001 ttg Migas dengan ancaman kurungan diatas 5 tahun.” tambah Kasat Reskrim. (ril) 

Komentar

Berita Lainnya