oleh

Polres Sumedang Tetapkan Tiga Tersangka Pengguntingan Merah Putih

SUMEKS.CO- Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, Jawa Barat, akhirnya menetapkan tiga orang yang diduga terlibat menjadi tersangka dalam kasus pengguntingan bendera Merah Putih.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang AKP Yanto Slamet mengatakan, tiga orang yang berinisial P, A, dan DY, itu sudah dilakukan penahanan. ”Sudah kami gelarkan dan kami tetapkan tersangka. Kami lakukan penahanan di Polres Sumedang. Ancaman pidananya kurungan 5 tahun dan denda Rp 500 juta,” kata Yanto seperti dilansir dari Antara Kamis (17/9).

Mereka dijerat dengan pasal 66 juncto pasal 24 UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan. Yanto memastikan, pihaknya juga melakukan penelusuran pihak lain yang diduga menyebarluaskan rekaman video pengguntingan bendera itu.

Selain itu, Yanto menjelaskan, tiga orang tersangka itu memiliki peran yang berbeda-beda. Dalam video yang ada, P memiliki peran sebagai penggunting bendera, A membantu memegang bendera, dan DY yang merekam video tersebut.

Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombespol Erdi A. Chaniago memastikan para tersangka tidak memiliki motif apa pun yang terkait dengan kebencian terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurut dia, pelaku yang berinisial P memiliki motif, karena jengkel melihat anaknya yang selalu membawa-bawa bendera Merah Putih kemana pun anaknya pergi, baik bermain, tidur, dan kegiatan lain.

”Ibu ini tidak memiliki motif kebencian terhadap NKRI, tapi tindakan ini suatu kejengkelan kepada anaknya yang mempunyai gangguan mental yang kemana pun anak itu selalu membawa bendera Merah Putih itu,” kata Erdi.(jpg/jawapos)

 

Komentar

Berita Lainnya