oleh

Polres Tetapkan Tiga Tersangka Mahasiswa Panitia Diksar Menwa

-Headline-159 views

INDRALAYA -Akhirnya jajaran Polres Ogan Ilir (OI)   menetapkan tiga tersangka yang diduga sebagai pelaku hingga menyebabkan  tewasnya korban Muhammad Akbar. Muhammad Akbar adalah salah satu peserta dari Universitas Taman Siswa (Unitas)  yang mengikuti Pra Diksar Menwa. Selain  Unitas , mayortas peserta diksar  dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) pada 16 Oktober 2019 di Desa Tanjung Baru Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI)

‘’Kami sudah menetapkan tiga tersangkanya. Mereka adalah panitia di kegiatan diksar,’’ujar Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi melalui Kasat Reskrim AKP Malik Fahrin  Jumat (1/11). Siapa aja mereka ? Nanti saja Senin, kita akan mengungkap kasus ini secara lengkap.

AKP Malik Fahrin  yang ditemui wartawan? Belum bersedia menyebutkan identitas maupun inisial dari ketiga tersangka tersebut,’’Pokoknya  kami sudah menetapkan tiga tersangkanya, Mereka adalah panitia kegiatan Pra Diksar, yang  menganiaya korban. Senin ya, ”kata Kasat Reskrim.

Penetapan ketiga Tersangka dilakukan setelah pihaknya  melakukan gelar perkara di Mapolda Sumsel, pada  Selasa (29/10). Hasil gelar perkara menemukan petunjuk ada tindak pidana yang dilakukan ketiga panitia.

“Penetapan tersangka setelah kita gelar perkara di Direktorat Kriminal Umum Polda Sumsel, juga melibatkan satker lainnya. Sesuai dengan panggilan jadwal, ketiga tersangka hari ini memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan kembali,’’katanya.

Siapa aja pantia yang diduga melakukan kekerasan terhadap korban dan sudah ditetapkan jadi tersangka  tersebut? Mahasiswa UMP? ” Ya . Pokoknya Senin nanti ya nama namanya,”jelasnya.

Hanya saja kata AKP Malik Fahrin, ketiga tersangka yang di dampingi tujuh pensehat hukumnya,  belum dilakukan penahanan. Masih kata AKP Malik Fahrin,  sebelum dilakukan penetapan tersangka, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan 23 saksi.

Seperti diketahui, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Taman Siswa tewas saat kegiatan Diksar Menwa . Sebelum tewas, mahasiswa semester III itu diketahui sempat mengalami keram kaki dan dilarikan ke rumah sakit Ar Royan di Indralaya.

Keluarga yang curiga, dengan tewasnya korban tidak terima dan melapor ke polres Ogan ilir. Kemudian mayat korban yang sudah dimakamkan dibongkar kembali. Dari hasil visum ada luka memar pada alat fital korban, luka dikepala dan dada dan perut akibat pukulan benda tumpul. (sid/ckm/dho)

Komentar

Berita Lainnya