oleh

Polri: Perempuan Bercadar Saat Ricuh Aksi 22 Mei Diduga Stress

-Headline-247 views

Aparat kepolisian memastikan perempuan bercadar yang hadir di tengah kerusuhan dalam unjuk rasa 22 Mei di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), MH Thamrin, Jakarta tidak terafiliasi dengan kelompok manapun.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal saat konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Kamis (23/5).

“Perempuan bercadar di depan Bawaslu kemarin malam itu sudah dilakukan investigasi dan fix bukan bomber. Tidak terafiliasi kepada siapapun,” tuturnya.

Bahkan ia menduga jika perempuan tersebut tengah dalam kondisi stress.

“Bahkan diduga agak stress dan itu seperti ada kabel dan bom pipa, itu ternyata selongsongnya gas air mata yang nyangkut di situ,” imbuhnya.

Perempuan tersebut hadir mendekati gedung Bawaslu saat massa mulai reda melemparkan serangan-serangan ke aparat kepolisian yang berjaga untuk mempertahankan keamanan gedung Bawaslu.

Polisi kemudian meminta agar perempuan tersebut menjaga jarak termasuk aparat keamanan lainnya untuk menghindari perempuan bercadar serba hitam tersebut dari kerusuhan. Namun ia tetap berjalan hingga akhirnya polisi menembakkan gas air mata dan perempuan itu berbalik arah. (rmol.id)

Komentar

Berita Lainnya