oleh

Positif Covid-19 Hanya 1 x 24 Jam, Virusnya Mati?

KABAR mengejutkan datang dari musisi Maia Estianty yang ternyata sempat terinfeksi virus corona. Ini diketahui setelah dirinya melakukan tes Swab PCR untuk keperluan syuting jadi juri Indonesian Idol.

“Aku lagi terkena Covid, hasil dari swab PCRku terdeteksi aku mempunyai angka CT (imunitas) 29, angka tinginya 35. Aku memutuskan menjalani isolasi mandiri di rumah saja di kamar Al Gazali yang kosong di kamar Al Gazali lumayan lengkap, ada lapotp, ada TV, ada balkon di luar,” ungkapnya di Channel YouTube miliknya, Rabu (30/12/2020).

Selama isolasi mandiri, Maia harus terpisah dari suaminya Irwan Mussry. Dia melakukan menjauh ke rumahnya di Pejaten sedangkan Irwan tetap di apartemen mereka.

Maia mengungkapkan dirinya mengetahui terkena virus berawla ketika tanggal 17 Desember melakukan swab dengan hasil negatif. Lalu dirinya bertemu dengan teman-temannya mau makan malam. Di situpun mereka melaksanakan tes rapid antigen dengan hasil negatif juga. “Tiga hari kemudian (tanggal 20) aku swab lagi karena kewajiban aku sebagai juri Indonesian Idol, aku swab lagi hari Minggu, ternyata aku terdeteksi positif Covid,” jelasnya.

Maia langsung syok. “Aku kaget dari mana, dari siapa ya (virusnya),” timpalnya.

Perlahan dia berpikir bisa jadi dia tertular saat makan malam dengan teman-temannya. Karena bisa jadi saat dirapid antigen itu ada salah satu yang positif tapi tidak terdeteksi. Sebab, akurasi rapid antigen dibanding swab PCR lebih rendah.

Maia juga kepikiran karena dirinya sangat rajin minum vitamin tapi bisa terkena juga. “Aneh ya, aku enggak pernah lepas dari yang namanya vitamin, enggak tahu kenapa aku kena Covid-19. Pada saat aku menerima hasil positif Covid, aku sampaikan ke suamiku Mas Irwan, dia kaget,” ungkapnya. Irwan langsung mengirimkan obat dan suster untuk menjaga Maia.

Setelah itu, satu hari isolasi mandiri, Maia melakukan swab tes lagi tanggal 21 dan hasilnya negatif. “Tanggal 21 Desember hasil swabnya negatif, ternyata virus Covidnya 1 x 24 jam mati dari tubuhku. Bisa gitu ya. Aku enggak khawatir aku ngerasa enggak ada gejala, enggak demam, enggak batuk,” bebernya.

Meski negatif saat itu, Irwan menginginkan Maia mendapatkan hasil negatif kedua. Hingga dirinya tetap isolasi mandiri. Momen itulah yang membuatnya sedih karena bertepatan dengan hari ibu, 22 Desember, dimana anak-anaknya hanya bisa mengucapkan dari jauh. Maia pun melaksanakan swab lagi dan hasil negatif lagi.

Maia yang sudah sembuh mengimbau agar semuanya tetap waspada meski telah melakukan swab. “Nasehatku, walau sudah swab harus jaga jarak. Aku lebih percaya swab PCR dari rapid antigen, jangan lepas dari vitamin, tidur yang cukup,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya