oleh

PPKM, Shalat Tarawih di Masjid Tidak Dilarang

 

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru mengumumkan bahwa tidak ada larangan bagi masyarakat melaksanakan ibadah shalat tarawih di masjid selama bulan Suci Ramadhan 1442 H. Bahkan untuk memastikan saat sedang dilakukan vaksinasi bagi pemuka agama.

“Salat Tarawih boleh, salat Id boleh. Tinggal nanti aturannya bagaimana kita siapkan itu. Misal seperti protokol kesehatan dilanjutkan dengan kewajiban dari rumah ibadah itu. Nanti kita atur,” kata Deru usai Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Keuangan dan Pengawasan Pembangunan Tingkat Provinsi Sumsel di Aryaduta Palembang, Selasa (6/4)

Keputusan untuk membolehkan beribadah Shalat Tarawih tersebut, sambung Deru, tentunya tidak mengesampingkan kebijakan pemerintah pusat yang merilis Sumsel masuk daerah wajib menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Aturan itu berlaku selama dua pekan mulai 6-20 April 2021.

“Kebijakan selama penerapan PPKM diserahkan kepada Gubernur untuk menentukan aturannya. Dengan menyesuaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat Sumsel. Misalnya pengaturan beribadah, pembukaan restoran, UMKM dan semacamnya. Ini secara prinsip boleh. Cuma nanti tunggu aturan teknisnya,” jelas Deru.

Atas kewenangan tersebut, dia mengindikasikan pelaksanaan PPKM di Sumsel berbeda dari pelaksanaan di Jawa dan Bali yang telah lebih dulu memberlakukan pembatasan. “Dari yang baik-baik mereka (Jawa dan Bali) kita ambil, yang cocok dengan kultur masyarakat Sumsel. Kita masih akan menyiapkan segala sesuatunya,” pungkasnya. (bim)

 

Komentar

Berita Lainnya