oleh

Prada Deri Pramana Tertangkap!

-Headline-250 views

Prada Deri Pramana (DP) , terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi Fera Oktaria (20) di sungai Lilin, Sumatera Selatan ditangkap. Prajurit TNI itu ditangkap tim Denpom setelah buron Mei lalu.

Infonya Prada Deri ditangkap anggota Denpom II/IV Sriwijaya di Banten, dan dalam perjalanan menuju Palembang.

“Betul sudah kita tangkap (Prada Deri) tangkap dan sedang dalam perjalanan,” kata Komandan Denpom II/IV Sriwijaya, Letkol Unggul ketika dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (13/6/2019).

Tertangkapnya Prada Pramana Deri juga diunggah saudara korban Vera @BharenfRezika di akun FB-nya.

Korban Vera Oktora dan Prada DP. Foto: istimewa.

Seperti diberitakan, Prada Deri Pramana kabur dari tempat pelatihan militernya fi Baturaja. Kaburnya Prada DP ini juga dikaitkan dengan terbunuhnya pacarnya, Vera Oktora.

Dugaan bahwa Prada DP cemburu dan diduga kuat menghabisi korban Vera Oktaria, kasir Indomaret Jensu 3, Palembang makin menguat!

Akun @BharendRezika (Saudara Vera) mengungkap bahwa awal konflik asmara korban dan dimulai saat Prada DP menuduh korban Vera ‘dekat’ dengan seorang anggota Brimob.

Bahkan menurut @BharendRezika yang mengaku kakak sepupu korban, DP sempat menunjukkan foto si anggota.

“Saya sempat ngobrol sama adik saya (korban) dan DP pada 17 April lalu. DP sempat menunjukan foto kepada saya kekasih korban yang baru dia seorang BRIMOB,” tulisnya.

Prada DP merasa cemburu saya fikir. Berapa kali adik saya mau dibawa makan pada saat itu, tapi adik saya tidak mau.

“Prada DP memaksa untuk mau mengajak makan tetapi adik saya tetap tidak mau, saat itu saya berada di tengah2 mereka,” tulisnya lagi.

Dalam tulisannya BharendRezika juga menjelaskan almarhumah Vera Oktaria adalah orang baik semasa hidupnya.

“Pasti kalian bertanya kok bisa seorang wanita berhijab mau di bawa ke penginapan di bulan
ramadhan lagi.” tulisnya dengan kalimat tanya.

“Saya terangkan kepada kalian, WANITA mana yg mau di bawa ke
penginapan di bulan puasa terus dia dibunuh?,” tulisnya lagi dengan nada balik bertanya.

Wanita mana yg mau, kalau tau pasti tidak mau kan, begitu pula si korban.

Pasti Kalian bertanya kenapa tidak berteriak? Bagaimana mau berteriak jika posisi tengah malam, mungkin tersangka ditutup mulut nya atau gimana sehingga korban tidak bisa berkutik

Dalam tulisannya ini Bharend Rezika sepertinya ingin menegaskan bahwa korban diajak makan saja tidak mau, apalagi sampai diajak ke penginapan.

“Kalian berfikir si korban mau di ajak makan,” tutupnya.

Status BharendRezika ini banyak mendapatkan komentar. Ada yang mengungkap belasungkawa dan ada juga terlihat penasaran dan bertanya.

Pembunuhan dan mutilasi karyawati Indomaret Jansu 3 Palembang, Vera Oktaria, 20, hingga kini masih misteri. Polisi masih bekerja keras untuk menangkap dan mengungkap pelakunya.

Dugaan sementara pelaku pembunuhan sadis itu adalah DP, pacar korban. Namun polisi masih terus melakukan penyelidikan atas kasusnya. Ada azas praduga tak bersalah yang harus terus dikedepankan.

Sementara, Orang tua DP, Syamsuri yang ditemui SUMEKS.CO di rumahnya Jl ‘Taman Bacaan’ tegas mengatakan, akan menyerahkan anaknya DP jika memang benar dia pelakunya. “Tapi dia tidak pulang ke rumah. Sudah lama. Masih pendidikan,” jelasnya. Keterangan Syamsuri, 51, juga dibenarkan istrinya, Leny. “Iya pak tidak pulang ke rumah,” cetusnya.

Namun Leny, 43, mengakui kalau Vera Oktaria adalah pacar anaknya. Sudah lama. “Saya kenal. Sama ibunya Vera saya tahu, ” ungkapnya. (jul)

Komentar

Berita Lainnya