oleh

Presiden Armenia Umumkan Pengunduran Diri

ARMENIA – Kantor kepresidenan Republik Armenia pada Minggu (23/1) mengumumkan pengunduran diri Armen Sarkissian. Ini tentu mengejutkan di tengah situasi politik negara itu yang baru saja memulai berbenah setelah perang Nagorno Karabakh.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di situs resmi, Sarkissian mengatakan bahwa keputusan tersebut harus ia ambil meskipun sangat sulit. Ia mengungkapkan sejauh ini presiden tidak memiliki memiliki instrumen penting dalam perannya.  

Ia menyatakan, negara hidup dalam realitas yang aneh ketika kepala negara tidak dapat mempengaruhi hal-hal yang terkait dengan perang dan perdamaian, tidak dapat memveto undang-undang yang dianggapnya tidak berguna bagi bangsa dan negara.

“Ini bukan keputusan yang didorong oleh emosi dan memiliki logika tertentu. Presiden negara tidak memiliki instrumen untuk mempengaruhi isu-isu penting baik dalam kebijakan dalam negeri maupun luar negeri,” katanya, seperti dikutip dari Armen Press.

“Dalam masa sulit bagi negara kita ini, ketika persatuan nasional dibutuhkan, lembaga kepresidenan tidak boleh menjadi sasaran gosip dan teori konspirasi yang hanya mengalihkan perhatian masyarakat dari masalah besar.”

Sarkisian berada di pusat krisis politik domestik tahun lalu yang meletus setelah perang antara Armenia dan saingan lama Azerbaijan untuk menguasai wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan.

Perannya sebagian besar seremonial dan kekuasaan eksekutif terutama berada di tangan Perdana Menteri Nikol Pashinyan.

Presiden Armenia dipilih oleh Majelis Nasional (parlemen) untuk masa jabatan tujuh tahun. Majelis Nasional telah menerima pengunduran diri Sarkissian. Itu berarti, di bawah konstitusi negara, Majelis Nasional dapat menyelenggarakan pemilihan presiden lebih awal tetapi tidak lebih dari 25 hari setelah kantor presiden dikosongkan.

Selama jabatan presiden kosong, maka ketua parlemen bertindak menggantikannya sampai kepala negara baru terpilih.

Armen Sarkissian lahir di Yerevan pada 23 Juni 1953. Pada tahun 1976, ia lulus dari Departemen Fisika Universitas Negeri Yerevan dan menyelesaikan kursus pasca sarjana dalam fisika teoretis pada tahun 1979. Ia adalah doktor kehormatan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Armenia. (1999). (rmol.id)

Komentar

Berita Lainnya