oleh

Presiden FIFA Sampaikan Belasungkawa Meninggalnya Ricky Yakob

JAKARTA – Kabar meninggalnya legenda sepak bola Indonesia Ricky Yakob atau yang dikenal dengan nama Ricky Yakobi, ternyata sampai ke telinga FIFA.

Presiden FIFA Gianni Infantino berbelasungkawa atas meninggalnya sang legenda, pada Sabtu (21/11).

Ya, duka atas kepergian pemain yang pernah merumput di Jepang bersama Matsushita FC itu tak hanya dirasakan di Indonesia.

“Kepada Ketua Umum PSSI yang terkasih, saya ingin mengucapkan ungkapan turut berdukacita yang mendalam atas kepergian mantan pemain timnas dan legenda sepak bola Indonesia, Ricky Yakobi. Kata-kata rasanya tak cukup untuk mengungkapkan kesedihan atas kehilangan ini,” kata Gianni Infantino dalam surat resmi ke PSSI seperti dilansir situs PSSI, Rabu (25/11).

Gianni juga memaparkan bahwa Ricky Yakobi sebagai legenda sepak bola Indonesia yang sangat menonjol pada era 1980-an.

Salah satu topscorer kompetisi di Indonesia dan memiliki popularitas yang tinggi. “Dia dikenang sebagai pemain Indonesia yang paling menonjol di tahun 1980-an, topscorer, peninggalan dan pencapaian yang sudah dia raih, dan terlebih khusus tentang kepribadiannya, popularitasnya, kepemimpinannya dan kualitasnya sebagai manusia secara utuh, tidak akan pernah bisa dilupakan. Dia akan selalu dirindukan,” lanjut surat FIFA kepada PSSI.

Selama kariernya, lanjut Presiden FIFA, Ricky sudah menjadi kapten untuk tim Indonesia selama lebih dari 30 kali, dan membawa tim nasional memimpin pada pertengahan tahun 1980-an. Infantino juga merinci karier Ricky di level klub yang pernah memperkuat PSMS Medan dan Arseto Solo FC serta klub Jepang Matsushita FC.

“Mewakili komunitas sepak bola internasional, saya ingin turut bersimpati yang amat dalam untuk PSSI, dan untuk keluarga Ricky, teman-teman dan orang-orang terkasih yang ditinggalkan. Kami akan selalu bersama kalian. Kami harap semua kenangan dan kata-kata penyemangat akan membantu untuk memberikan kedamaian dan penghiburan di masa-masa sulit saat ini,” pungkas surat dari FIFA tersebut. (dkk/dom/jpnn)

Komentar

Berita Lainnya