oleh

Presidium Besemah Minta Kecamatan di Lahat Diambil Pagaralam

PAGARALAM – Presidium Besemah memilih opsi menggabungkan beberapa kecamatan Kabupaten Lahat ke dalam wilayah Kota Pagaralam. Ini membutuhkan surat keputusan (SK) dari Bupati Lahat.

“Proses masih jalan terus dan kami memilih opsi penggabungan atau amalgamasi,” kata Sekretaris Presidium Besemah, H Arudji Kartawinata SE.

Arudji mengatakan, penggabungan dipilih lantaran opsi pemekaran tak mungkin diwujudkan di tengah moratorium. Adapun opsi penggabungan ini berupa menggabungkan Jarai Area, Tanjung Sakti Area, dan Kota Agung Area ke dalam wilayah Kota Pagaralam.

“Karena itu nama presidium bukan lagi pembentukan Kabupaten Besemah. Tapi menjadi Presidium Besemah,” ujarnya.

Namun Arujdi menambahkan, opsi penggabungan ini membutuhkan persetujuan dari Bupati dan DPRD Lahat untuk melepas wilayahnya ke dalam Kota Pagaralam. Persetujuan ini mesti dituangkan dalam SK sebagai dasar hukum. Karena itu, presidium menemui Wabup dan anggota DPRD Lahat.

“Pertemuan ini untuk membahas tentang SK bupati itu,” ucapnya.

Sejarah dan Rentang Kendali

Mengapa Jarai Area, Tanjung Sakti Area, dan Kota Agung Area mesti digabungkan ke dalam Kota Pagaralam? Kata Arudji ini berkaitan dengan sejarah yaitu Kewedanaan Tanah Pasemah. Di masa itu, Jarai Area, Tanjung Sakti Area, dan Kota Agung Area adalah bagian dari Kewedanaan Tanah Pasemah. “Dengan ibukota Pagaralam,” tukasnya.

Alasan lainnya adalah, kata Arudji adalah untuk memperpendek rentang kendali. Selama ini, masyarakat di tiga area tersebut mesti berurusan ke Kota Lahat yang jaraknya cukup jauh. Dengan digabungkan ke dalam Kota Pagaralam, rentang kendali ini akan menjadi pendek. (ald)

Komentar

Berita Lainnya