oleh

Prestasi Atlet Muda Diganjar Bonus Rp145 Juta

JAKARTADjarum Foundation tidak pernah tutup mata dengan prestasi para atletnya. Setiap tinta emas yang digoreskan selalu diapresiasi. Sekalipun itu atlet muda. Bertempat di salah satu cafe di Senayan, Jakarta Pusat, sebanyak 50 atlet dari kelompok usia U-17 serta U-19 mendapatkan apresiasi dengan total bonus lebih dari Rp145 juta, Kamis (14/2).

Mereka layak mendapatkan apresiasi karena capaiannya di kejuaraan nasional dan internasional sepanjang 2018. Kejuaraan itu di antaranya Djarum Sirnas Premier, Daihatsu Astec Open, Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix, Badminton Asia Junior Championship, Blibli.com Superliga Junior, International Series hingga World Junior Championship.

“Kami berharap dari apresiasi ini menjadikan atlet muda semakin terbit semangatnya dan bagi yang belum dapat semakin termotivasi untuk kerja keras lagi menuai prestasi seperti rekannya. Para atlet haru sadar bahwa jumlah pebulutangkis banyak tapi hanya beberapa yang jadi juara dunia. Jadi atlet muda harus terus pompa mentalitas, teknik, dan daya juang serta usaha lebih keras lagi agar bisa membanggakan Indonesia di masa mendatang,” terang Program Direktur Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin dalam acara pemberian bonus atlet PB Djarum berprestasi, Kamis (14/2).

Yoppy menjelaskan, setiap atlet PB Djarum sudah disiapkan jalur menuju kancah dunia. Dalam programnya, setiap atlet mendapat jatah bertanding di kejuaraan. Setiap tahunnya, setiap atlet mencicipi enam sampai 16 kejuaraan lokal. Jika mereka berprestasi, bisa juara maka mereka akan dikirim untuk mengukur kemampuan di luar negeri. Setiap atlet mendapatkan jatah merasakan empat turnamen setiap tahunnya. Jumlah ini bisa berkurang atau bertambah menyesuaikan capaian sang atlet.

Setiap prestasi yang diukir, Djarum Foundation selalu menyiapkan apresiasi. Awal tahun ini, apresiasi yang didapat atlet bertambah menyusul masuknya produk lining. Pastel dari Tiongkok itu akan memberikan apresiasi bagi atlet berprestasi. Semakin tinggi prestasi yang dicapai, semakin besar apresiasi yang diberikan. Baik itu berupa barang maupun uang pembinaan. “Tentu kami termotivasi. Saya ingin meraih juara di setiap pertandingan dan menggantikan tugas Butet (Liiliyana Natsir) dan Debby (Susanto) yang sudah pensiun. Apalagi Butet selalu memberikan masukan secara teknis di lapangan,” ucap Indah Cahya Sari Jamil yang merupakan atlet muda terbaik 2018 bersama Leo Rully Carnadio. (kmd)

Komentar

Berita Lainnya