oleh

Pria Misterius Siram Firman dengan Air Keras di Mega Asri, Motifnya Apa?

BANYUASIN – Firman (16), warga Kompleks Perumahan Megah Asri II, Kelurahan Sukajadi,  Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, terpaksa dirawat di rumah sakit di Palembang,  Senin (29/6) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Setelah korban disiram air keras (cuka parah)  oleh orang tidak dikenal (OTD)  menggunakan sepeda motor di wilayah Megah Asri II, Talang Kelapa,  Banyuasin. “Kejadiannya senin sore mas, saat itu informasinya korban sedang nongkrong dengan temannya,”kata Uzan,  warga sekitar.

Pada saat asik nongkrong itu, dua orang pelaku menggunakan sepeda motor menghampiri korban Firman.

“Tanpa basa basi salah satu pelaku siram air keras di bagian muka,”tukasnya.

Usai kejadian itu,  korban berteriak histeris karena kesakitan pada bagian mata usai disiram air keras. Usai beraksi, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah jalan lintas timur,  Palembang – Betung.

Teman korban sendiri langsung berteriak minta tolong kepada warga,  dan mengevakuasi korban ke rumah sakit spesialis mata di Palembang. “Iya dibawa kesana, “ucapnya.

Motif penyiraman air keras itu sendiri menurut Fauzan belum diketahui secara pasti,  apakah sakit hati dan lain sebagainya.

“Kurang tahu,  karena selama ini korban orangnya baik dan tidak banyak tingkah, “tuturnya.

Informasinya pihak keluarga telah melapor ke Mapolsek Talang.”Sudah lapor,”imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Talang Kelapa Kompol Masnoni melalui Iptu Harun kanit reskrim Polsek Talang Kelapa membenarkan adanya kejadian itu.”Iya korban disiram air keras (cuka parah)  dibagian wajah, “katanya.

Saat itu korban sedang santai,  secara tiba – tiba disiram air keras. Pelaku langsung kabur, sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit di Palembang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Masih dirumah sakit,”bebernya.

Sementara waktu ini,  pihaknya belum mengetahui motif penyiraman air keras.”Korban belum bisa dimintai keterangan, tapi anggota lakukan olah tkp untuk penyelidikan lebih lanjut, “pungkasnya. (qda)

Komentar

Berita Lainnya