oleh

Pria yang Menusuk Anggota TNI di Musi Rawas Akhirnya Menyerah

MUSI RAWAS – Pelaku penganiayaan terhadap Serda Yulianto (Babinsa Lawang Agung, Muara Rupit) menyerahkan diri ke Polres Mura.

Pelaku pengianayaan yang mengakibatkan korban alami luka tusuk dua lubang di punggung sebelah kiri akibat senjata tajam itu, ternyata Yan (30), pekerjaan tani, warga desa Tanah Periuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura.

Ia menyerahkan diri didampingi keluarga serta Kepala Desa (Kades) setempat, Selasa (16/6) sekitar pukul 06.00 WIB ke Mapolres Mura.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian itu. Kapolres Mura, AKBP Efrannedy bersama Dandim 0406 MLM (Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara), Letkol Inf M A’an Setiawan sempat bertemu dan berbincang dengan pelaku.

“Kondisi anggota baik-baik saja, dirawat di siti aisyah. Tadi malam, tadi ketemu juga, kondisinya sudah sehat. Dan meminta agar pelaku ditindaklanjuti secara hukum, kita serahkan kepada Polres,” kata Dandim.

Seperti diketahui peristiwa penganiayaan terhadap anggota TNI tersebut terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 17.00 WIB di Jl Gajah Mada (simpang tiga lingkar utara), Desa Tanah Periuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura.

“Jadi dia akui spontanitas, ada pengaruh dari narkoba. Kejadiannya singkat sekali gak ada ngobrol-ngobrol atau adu mulut, gak ada,” ujarnya.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy didampingi Wakapolres, Kompol Handoko menjelaskan kejadian sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu korban lewat di TKP (tempat kejadian perkara). Dan tiba-tiba ada seorang pria berteriak kepada korban. Sehingga korban berhenti dan turun dari motornya. Pada saat korban turun dari motor, tiba tiba datang pelaku langsung mencabut pisau dan menikam korban.

“Pelaku menikam korban sebanyak dua kali dibagian pinggang sebelah kiri,” bebernya.

Kemudian setelah melakukan penikaman terhadap korban, pelaku langsung melarikan diri. Dan sepeda motor milik pelaku dtinggal di TKP. Korban dibawa ke RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau oleh warga sekitar.

Selanjutnya mendapat informasi, Kapolsek Muara Beliti, AKP Dedy Purma Jaya bersama anggota dan tim buser Polres Mura dipimpin Kasatreskrim, AKP Rivow Lapou mendatangi TKP.

Kemudian melakukan pencarian informasi sekaligus pendataan saksi-saksi. Setelah itu melakukan koordinasi dengan pihak Kodim 0406 MLM, Polsek Lubuklinggau Selatan dan juga Kades Tanah Periuk.

“Pelaku menyerahkan diri, minta bantuan keluarganya, kepala desa, babinsa, kita koordinasi juga dengan Polres Linggau,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai motif, Kapolres menduga kejadian akibat selisih paham. “Selisih paham saja sepertinya, selisih jalan biasa. Selisih jalan, papasan, langsung saja, saling berhenti, sudah langsung (ditusuk),” ungkapnya.

Lebih lanjut ditanya mengenai senjata tajam (Sajam), Kapolres menjelaskan kalau dia dari kebun. “Dia kan dari kebun, dari sawah,” pungkasnya. (wek)

Komentar

Berita Lainnya