oleh

Produksi Padi Lahat Menurun

SUMEKS.CO, LAHAT – Berdasarkan data kerangka sampel area (KSA) Badan Pusat Statistik tahun 2020, produksi padi di Kabupaten Lahat mencapai 70.278 ton dengan produktivitas sekitar 49,60 kuintal per hektare. Angka produktivitas tersebut turun sekitar 0,83 kuintal dibanding tahun 2019 lalu sebesar 50,40 kuintal.

Untuk mengembalikan angka produksi tahun 2021. Maka dilaksanakan program PATB padi, menyasar 928 hektare lahan bukaan baru baik ladang maupun sawah terlantar,” kata Kepala Dinas Pertanian Lahat Ety Listina SP saat acara panen raya di Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, di hadapan Bupati Lahat Cik Ujang SH, Senin (14/6).

Lanjutnya, dengan adaya program perluasan areal tanah baru (PATB) untuk 982 hektare tersebut, dibantu benih unggul 40 kg per hektare. Lalu ada pupuk, herbisida, pestisida dan sumur bor. “Alhamdulillah dari program tersebut, untuk sawah di Desa Tanjung Payang ada yang menvapai 50 kuintal- 70 kuintal per hektare. Diharapkan indikasi peningkatan produksi ini diikuti oleh kecamatan lainnya,” tambahnya.

Ditambahkanya bahwa permasalahan budidaya padi, tidak terlepas dari unsur organisme penggangu tanaman (OPT) dan faktor alam. Untuk itu selain program PATB, tahun 2021 ini juga dianggarkan bantuan benih unggul untuk 1.000 hektare sawah dari Kementerian Pertanian.

“Serta penerapan tekhnik budidaya padi, pergiliran varietas dan geraka pengendalian melibatkan penyuluh pertanian,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Lahat Cik Ujang SH menambahkan bahwa sala satu permasalahan di kabupatennya ialah rusaknya irigasi karena faktor alam. Seperti yang terjadi di Desa Tanjung Payang. Namun sebelumnya telah dianggarkan, sehingga tahun ini direncanakan pembangunan saluran irgasi yang jebol akibat luapan Sungai Lematang awal tahun 2020 lalu itu.

“Sehingga pertanian di beberapa desa di Lahat Selatan kembali normal seperti sebelumnya,” ungkap Bupati.

Seperti diketahui sebelumnya beberapa irgasi rusak akibat bencana alam maupun luapan sungai yang menghantam sawah, seperti di kawasan Lahat Selatan, Tanjung Sakti, Mulak Ulu, dan beberapa kecamatan lainnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya