oleh

Produksi Sakakemang Butuh Waktu

-Headline-946 views

BAYUNG LENCIR – Pengeboran Sumur Kaliberau Dalam 2X (KBDZX) yang menemukan potensi cadangan setidaknya 2 triliun kaki kubik (ch) gas yang dilakukan Repsol di Wilayah Kerja Sakakemang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan akan berdampak besar bagi peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Muba.

Jika sumur tersebut sudah mencapai tahap produksi maka akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Muba dari Dana Bagi Hasil (DBH) dengan Pemerintah Pusat, dan bisa digunakan untuk kemakmuran masyarakat dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Bumi Serasan Sekate.

“Tapi bukan hanya DBH yang kita kejar kalau ini sudah berjalan tapi juga pemanfaatan masyarakat sekitar untuk menyerap tanaga kerja lokal,” ujar Bupati Muba pada kegiatan Jumpa Pers di Kantor Camat Bayung Lencir, Sabtu (23/2/2019).

Selain itu Dodi berharap dari penemuan sumur gas itu masyarakat di Kecamatan Bayung Lencir dan Sungai Lilin diprioritaskan terlebih dahulu dalam pemanfaatan produksi, seperti penyaluran jaringan gas rumah tangga yang telah dilakukan di Kecamatan Sekayu.

” Untuk itu Pemerintah Kabupaten dan masyaraat berkomitmen untuk mendukung dan menjaga proses penemuan ini sampai produksi dengan baik,” tandasnya.

Manajer Senior Humas SKK Migas Andi Arie Pangeran mengatakan, masih ada kegiatan kegiatan tambahan lainnya di wk Sakakemang dan akan ada KBD 3 lagi nantinya, untuk mengukur cadangan bersama KBD 2.

“Pasarnya akan mencari dulu, dan akan mengaliri masyarakat melalui pemerintah dan itu jangka waktunya mungkin 5 tahun lebih, dan akan membangun fasilitas yang memakan waktu 3-10 tahun agar beroperasi penuh” ujarnya.

Diterangkannya, sebelumnya ada sekitar 2 ha lahan yang dibebaskan, dia menjelaskan baik itu swasta maupun masyarakat, SKK migas selalu mengikuti dan memperhatikan tentang alam sekitar, selain kepentingan lingkungan, perusahaan juga bertujuan agar tidak merusak citra perusahaan itu sendiri.

“Kita nanti akan melihat, dengan survey pasar, tapi kami mengutamakan pasar lokal dan kepentingan masyarakat sendiri” tutupnya. (Ril/Kur)



 

Komentar

Berita Lainnya